Budayakan vote dulu baru baca
Terimakasih:)
Suasana sekolah sudah sangat ramai karna sebentar lagi bel masuk jam pelajaran pertama akan berbunyi. Lesti yang sedang berjalan santai menuju kelasnya harus berhenti karna dihadang oleh salah satu siswa.
"Apa??" tanya Lesti.
"Disuruh Pak Agus kerungannya sekarang" ucap siswa tadi.
"Oke makasih" ucap Lesti.
Lesti harus berputar arah untuk menuju rungan Pak Agus yang terdapat dilantai 2. Sudah dia pastikan lift akan sangat ramai dan dia sedang malas menaiki tangga.
Bel masuk pun berbunyi semua murid berhamburan menuju kelas masing masing untuk memulai pelajaran jam pertama. Saat Lesti ingin melangkah memasuki lift tapi lagi lagi langkahnya dihadang oleh seseorang.
"Lift udah penuh" ketus cewek didalam lift.
Tak lama pintu lift pun tertutup dan lift menuju keatas.
"Ck sial ngerusak mood gue aja" gumam Lesti.
Lesti mencoba mengontrol emosinya saat sedang berjalan menuju rungan wali kelasnya itu. Diketuknya perlahan pintu itu dan masuk dikala pemilik rungan menyuruhnya.
"Bapak manggil saya??" tanya Lesti.
"Oh Lesti sini duduk dulu bapak carikan bukunya sebentar" ucap Pak Agus.
"Iya pak" ucap Lesti sambil berjalan menuju kursi didepan meja Pak Agus.
"Jam pertama sampai keempat kan jam saya saya mau nititip tugas kekamu buat nyuruh anak anak mencatat materi dan kerjain soal yang sudah saya buat" ucap Pak Agus sambil memberikan buku dan soalnya.
"Bapak ada keperluan mendesak hari ini jadi tak bisa mengajar" jelasnya lagi.
"Iya pak, kalau begitu saya permisi dulu" ucap Lesti yang cuma diangguki Pak Agus.
Lesti berjalan menuju kelasnya dengan santai sampai tiba ditengah koridor kelas Elite dan kelas Spesial. Ada beberapa siswa kelas Elite menatap Lesti dengan sangat tidak suka.
"Apa lu liat liat??" ketus Lesti.
"Kan gue punya mata" ucap cewek dengan rambut sebahu.
"Iya tau lu punya mata tapi gak perlu lu liatin gue sampai mata lu mau keluar gitu" ucap Lesti yang tersulut emosi.
"Lahhh mata mata gue kenapa lu sewot" balasnya.
"Cihhh dasar cabe" ucap Lesti dengan remeh.
"Gak salah?? Bukannya lu yang cabe?? Kemarin jalan sama Dandi kemall terus besoknya makan direstoran sama Billar. Udah kaya jalang beneran gak sihh" ucap cewek berambut panjang dan sedikit bergelombang.
Lesti yang tak terima dengan ucapan cewek itu langsung mengarahkan tendangan menyampingnya dan mengenai leher bagian kiri cewek itu. Cewek itu langsung terhempas kelantai dan memegai bagian leher kirinya.
"Lain kali kalau ngomong dijaga" ketus Lesti dan berlalu menuju kelasnya.
Berjalan dengan cepat dan membuka pintu dengan sangat kasar yang mengakibatkan semua murid melihat. Bukan pemandangan langka lagi bagi mereka dikala Lesti memasuki kelas dengan begitu.
"Pak Agus ada keperluan yang mendesak jadi tak bisa mengajar hari ini tapi kita dikasih tugas mencatat bab selanjutnya dan ngerjain soal yang dia beri" ucap Lesti menghampiri sekertaris kelas dan menyuruhnya menulis dipapan tulis apa tugas dari wali kelasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between You and Me [leslar]
Teen FictionBermula dari persaingan dalam segala hal, apakah Lesti dan Billar bisa hidup dengan damai?? Apakah benih cinta bisa tumbuh diantara mereka?? Akankah mereka dapat bersatu?? Ketika Tuhan telah berkenan semuanya akan terjadi, bukan tentang waktu yang c...
![Between You and Me [leslar]](https://img.wattpad.com/cover/240123694-64-k362529.jpg)