part 34

1.3K 136 19
                                        

Mohon untuk vote terlebih dahulu:)








"MAMA" teriak Rara.

"Gak usah teriak teriak dekk. Kok udah pula- ASTAGA KAKAK KAMU KENAPA??" ucap mamanya panik.

"Ceritanya panjang maa. Bantuin dulu sini" ucap Rara.

Dan akhirnya Rara serta mamanya memapah tubuh Billar sampai kamar.Dibaringkan tubuh Billar dengan pelan diatas ranjang.

"Gila badan anak gue berat amat" keluh mamanya.

"Sebenarnya kakak kamu ini kenapa??" tanya mamanya.

"Kakak dihajar sama Lesti maa" jawab Rara.

"HAH??" kaget sang mama.

"Kakak kamu buat salah apa sama Lesti sampai dihajar gitu??" tanya mamanya lagi.

"Gak tau maa yang Rara tau mereka berantem dikoridor itu doang" jawab Rara.

"Hmm ini kakak kamu dihajar Lesti sampai pingsan gini??" tanya mamanya lagi dan lagi.

"Enggak sihh, tadi dari sekolah kakak masih biasa aja cuma ditengah jalan tiba tiba pingsan. Itu yang bikin Rara panik maa" cemas Rara.

"Coba mama bangunin kakak kamu dulu" ucap mama yang diangguki Rara.

Mamanya mengambil minyak kayu putih dan didekatkan dihidup Billar. Sedikit demi sedikit ada pergerakan dari tubuh Billar dan perlahan terbukannya mata Billar dengan perlahan.

"Kamu gak papa sayang??" tanya mamanya sambil membantuk Billar untuk duduk.

"Gak papa maa. Maaf ya maa Billar udah bikin mama kawatir" lirih Billar.

"Dek mama mau bicara sama kakak kamu dulu. Kamu keluar dulu ya" ucap mamanya.

"Dihh ngusir" sini Rara sambil jalan keluar.

Billar dan mamanya hanya tersenyum memdengar kata kata sini Rara barusan.

"Setelah tau kaya gini kamu masih yakin mau nurutin kemau papa kamu??" ucap mamanya dengan serius.

"Yakin kok maa. Papa nyuruh gitu kan juga buat kebaikan keluarga kita dan juga keluarga Lesti" lirih Billar.

"Papa ngasih waktu kakak 1 bulan sebelum lamaran kan?? Dari waktu yang tersisa itu kakak harus menyakinkan diri kakak sendiri untuk menikah sama Lesti atau tidak kalau pun tidak papa masih bisa terima keputusan kakak itu" ucap mamanya.

"Iya maa kakak paham kok" ucap Billar.

"Kamu beneran gak papa kakak?? Ini kok bisa ada noda darah?? Tubuh kakak ada yang terluka??" tanya mamanya dengan kawatir setelah melihat noda darah dibaju Billar.

"Hehee Billar gak papa maa. Ini noda darah Lesti bukan Billar" jawab Billar dengan tawa ringan.

"Darah Lesti kok bisa dibaju kamu?? Kamu gak hajar dia kan??" tanya mamanya dengan tatapan mengintimidasi.

"Enak aja mama kalau ngomong, Billar gak akan pernah mukul cewek maa kecuali kalau cewek itu punya niatan buruk" bela Billar.

"Terus Lesti kenapa??" tanya mamanya.

"Tadi waktu Billar bolos jam pertam A-ADUH MAMA SAKIT" teriak Billar karna telinga kirinya dijewer oleh mamanya.

"Bagus ya. Papa sama mama udah nyekolahin kamu mahal mahal malah bolos" marah sang mama.

"Aduhhh maa sakit ini. Tuhh kan telinga Billar merah" kesal Billar.

"Hmm cepet lanjutin ceritanya" ucap sang mama.

Between You and Me [leslar]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang