🌿🌿🌿🌿🌿
"Kenapa wajahnya lebab semua?? Apa mereka berkelahi?? Tapi kenapa cowok itu pulang bareng dengan Lesti?? Apa mungkin mereka mempunyai hubungan spesial??" batinya sambil memukul setir mobilnya dengan keras.
"Apa apaan dia itu?? Perasaan baru kemarin kita baikan kenapa sekarang kaya gini" kesal Billar.
Billar pun menancap gasnya untuk meninggalkan parkiran yang sudah lumayan sepi itu.
Dia sangat malas untuk pulang, papanya pasti sudah menunggunya dan bersiap siap untuk menghujaninya penuh pertanyaan. Billar serasaan dirinya seperti anak perempuan saja dimarahin ketika pulang telat.
Sesampainya Billar dirumah dia melihat mobil mewah terparkir didepan rumahnya. Billar yang melihat itu ada sedikit harapan untuk menghindari pertanyaan pertanyaan dari papanya.
"Anjayy.. Bisa gue manfaatin nihh" gumam Billar sambil berjalan masuk kerumah.
"Aku pulang" teriak Billar yang sudah memasuki rumah.
"Ehh sayang udah pulang" ucap mamanya sambil tersenyum.
"Iya maa..." ucap Billar sambil mendekati mamanya.
"Kenalan gihh sama om sama tante mereka teman papa" suruh mamanya.
"Selamat malam om, tante" sapa Billar yang dibalas dengan senyuman.
"Maa.. Paa.. Om sama tante.. Billar keatas dulu ya.. Mau mandi" pamit Billar.
"Iya habis mandi langsung istirahat ya" jawab mamanya.
"Iya maa.." ucap Billar.
Billar pun meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya yang dilantai atas. Masuk kedalam kamarnya, melempar tasnya dengan asal dan berlalu untuk mandi. Mungkin itu sudah menjadi kebiasaan barunya kalau sedang banyak pikiran.
Setelah acara mandi selesai niatnya adalah menemui adiknya dikamar. Entah sudah berapa hari yang sudah dia habiskan untuk membujuk adiknya itu.
Billar pikir mendapatkan nomer Lesti begitu mudah karena adiknya berteman dengan Lesti. Tapi kenyataannya ini lebih sulit dari apa yang dia bayangkan.
"Rara gue masuk ya" ucap Billar didepan pintu kamar adiknya.
"Masuk aja nggak dikunci" ucap Rara.
"Mau apa lu?? Kalau minta nomer Lesti gue nggak mau kasih.. Mending lu pergi dari kamar gue!!" ucap Rara yang melihat Billar tidur diranjangnya.
"Sekali kali lahh lu bantuin gue.. Gue butuh nomer dia sekarang" ucap Billar frustasi.
"Buang tampang menyedihkan lu bang.. Jijik gue!!" ucap Rara.
"Ayolahh Raa.. Kali ini aja bantuin guee" ucap Billar yang sudah duduk menatap adiknya itu.
"Hmmm.. Oke oke.. Tapi ini semua nggak gratis" ucap Rara.
"Oke lu mau apa?? Gue bakalan turutin" ucap Billar antusias.
Senyum licik Rara seketika mengembang diwajahnya. Menurut Rara ini kesempatan langka.
"Jadi babu gue seminggu. Gimana setuju nggak??" ucap Rara.
"Jahat banget lu sama kakak sendiri" balas Billar.
"Dihhhh kalau nggak mau ya udah" ucap Rara kembali sibuk dengan hp nya.
"Oke dehh tapi lu jangan nyuruh yang aneh aneh" balas Billar.
"Setuju" ucap Rara cepat sambil mengacungkan jempolnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between You and Me [leslar]
Ficção AdolescenteBermula dari persaingan dalam segala hal, apakah Lesti dan Billar bisa hidup dengan damai?? Apakah benih cinta bisa tumbuh diantara mereka?? Akankah mereka dapat bersatu?? Ketika Tuhan telah berkenan semuanya akan terjadi, bukan tentang waktu yang c...
![Between You and Me [leslar]](https://img.wattpad.com/cover/240123694-64-k362529.jpg)