01. SMA

26K 1.7K 39
                                        

Vote terlebih dahulu sebelum melanjutkan membaca ✨


"Ai lagi ngapain lo? buru woi" seru Devano menggedor pintu kamar Aileen.

"Ish, Lo gak sabaran banget sih" kesal Aileen yang kini sudah rapih memakai seragam SMA nya, terlihat lebih cantik mengenakan rok abu-abu ketimbang biru,meski membuat Devano tak yakin kerapihan ini akan bertahan lama.

"Ngapa lo?, gue tau gue cantik" ujarnya dengan senyum jahil mengibaskan rambutnya ke wajah Devano.

"Aileen!" seru Devano kesal, Aileen langsung berlari menuruni tangga nya.

"Ai jangan lari begitu nanti jatuh" ingat Shena Bundanya.

"Khilaf Bundaku" balas nya mengecup singkat pipi Sang Bunda.

"Ayah gak di kiss juga nih?" ujar Ayah memasang wajah sedihnya.

Cup
Cup

"Pinter banget anak Ayah yang baru masuk SMA" ujar Ayah mengecup kening Aileen.

"Iya dong, aku udah boleh bawa mobil kan?" ujarnya senang.

"Tentu tidak boleh" ujar Ayah dan Bunda bersamaan.

"Loh kenapa? kan aku udah SMA loh Yah, SMA bukan lagi anak SMP" ujarnya meyakinkan kedua orangtuanya.

"Kan baru masuk, kamu boleh bawa mobil kalo umur kamu genap 17 tahun" ujar Ayah tak terbantah, Aileen mau tak mau mengangguk pasrah.

"Pagi kesayanganku" ujar Elina yang baru duduk di samping Aileen.

"Pagi kembali kakak tercintaku" balas nya mengecup pipi Elina.

"Pagi" ujar Devano malas duduk di sebelah kakaknya.

"Sarapan dulu" ujar bunda mulai menyiapkan sarapan untuk keluarganya.

"Siap!" ujar mereka serempak dan mulai menyantap sarapan nya.

"Selesai" ujar Aileen.

"Aku berangkat duluan deh" ujarnya lagi bersiap mengenakan tas di punggungnya.

"Bareng sama kakak" ujar bunda.

"Kan aku bawa motor Bun" ujarnya.

"Kata siapa?" ujar ayah menatap putrinya sinis.

"Maksud Ayah?" tanya Aileen.

"Motor Ai, Ayah sita" ujar ayah tak terbantah.

"Loh kenapa di sita Ayah?" tanyanya dengan raut memelas, membuat Kakak perempuannya menahan tawa.

"Kamu lupa kemarin kamu pulang jam berapa?" tanya Ayah.

"Ai pulang jam 10" jawabnya jujur, Ayahnya mengangguk.

"Terus kena...

"Ai tau besoknya itu hari pertama Ai masuk sekolah kan?" ujar Bunda, Aileen pun mengangguk.

"Kenapa malah pulang malam, terus itu jidat kenapa sedikit lebam? Berantem lagi?" tanya Bunda, Aileen di buat meringis karena Bunda melihat lebam di jidatnya, Bunda saja heran mengapa Aileen hobi sekali berantem.

AIGHA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang