64. Hancur

9.3K 615 266
                                        


Vote terlebih dahulu sebelum melanjutkan membaca ✨

Happy Reading ❤️

Ghavril mengantar Aileen pulang, Aileen tak henti-hentinya tersenyum bahkan ia tak canggung lagi untuk bersandar di bahu Ghavril, Ghavril? Pemuda itu malah dengan senang hati melihat Aileen seperti ini.

"Masuk gih" ujar Ghavril.

"Kakak gak masuk dulu?" tanya Ghavril.

"Gue buru-buru, nanti malem gue kesini lagi" ujar Ghavril.

"Oke, Lo hati-hati ya Kak?" ujar Aileen.

"Ai" panggil Ghavril, membuat Aileen mengurungkan niatnya untuk membuka pintu.

"Gue boleh cium Lo?" tanya Ghavril, Aileen mengigit bibir bawahnya sungguh sangat gugup untuk menjawab.

"B-bo

Cup

"Turun gih" ujar Ghavril setelah mencium kening Aileen.

"Ini mau turun" ujar Aileen.

"Malem jangan kemana-mana, gue mau ajak Lo jalan" ujar Ghavril di angguki Aileen.

"Iya" ujar Aileen ia turun dari mobil Ghavril.

"Hati-hati" ujar Aileen di angguki Ghavril lalu menutup kaca mobilnya.

"Ai" Aileen membeku suara itu masuk kependengaran nya.

"Ngapain lagi sih?" ujar Aileen benar dugaannya dia adalah Agha.

"Gue cuma mau liat Lo aja" ujarnya.

"Gak penting, gue mau masuk" ujar Aileen belum sempat ia masuk kerumahnya Agha lebih dulu menarik tangan nya.

"Gue bakal lakuin apapun a-

"Lepasin tangan gue, pergi sebelum gue bener bener buat Lo nyesel Gha" ujar Aileen.

"GUE BENCI SAMA LO" sentak Aileen lalu masuk ke dalam rumahnya. Agha melihat rumah Aileen dengan tatapan yang tidak bisa di artikan, ia tersenyum.

"Gue bakal lakuin apapun Ai, gue bahkan rela jadi penjahat sekalipun-

Agha tak melanjutkan ucapannya, ia berjalan ke arah motornya.

"Lo bakal bahagia Ai setelah ini" ujar Agha menyeringai, Lalu motor sport nya membawa Agha jauh dari tempat Aileen.


Aileen duduk di samping Ayahnya.

"Bisa bawa mobil?" tanya Ayah.

"Bisa apaan, kak Ghavril gak izinin Ai nyetir" ujar Aileen mencebik bibirnya.

"Hahaha, jadi tadi kemana?" tanya Ayah ia tertawa melihat raut kesal putrinya.

"Ai ke panti" ujar Aileen.

"Panti?" tanya Ayah.

"Iya, kak Ghavril bawa Ai ke panti, Ayah tau? Ternyata disana seru banget banyak anak kecil yang mukanya imut banget, Ai gemessss" ujar Aileen dengan antusias, Ayah Aileen senang mendengar itu terlihat jelas wajah bahagia terpancar di wajah putrinya.

AIGHA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang