[LENGKAP]
"Yeeey Xienn Sea udah berhasil berarti jadi kan besok nikah"
🥑🥑🥑🥑🥑🥑🥑🥑
Tentang Sea dan kehidupannya dimana gadis itu benar benar nyaman dengan kehidupannya saat itu. BERLIAN semua orang itu adalah SEA.
Dia memang belum terlalu dewa...
Pintu terbuka menampakan Dora, bunda Xien membawa kue dan beberapa kripik. Ia terkejut karena melihat dua insan tengah berpelukan manja.
"Khm.. kayaknya bunda ganggu ya ini bunda bawaain kripik tak taruh meja nih nihh. Tenang aja bunda gak liat kok. Ni merem nih" ucap Dora menahan tawa.
Xien dan Sea terkejut bukan main. Dengan cepat mereka melepaskan pelukannya.
"Apaan sih bund, ganggu aja" kesal Xien.
"Iya iya bunda turun nihh. Kalian lanjut aja. Jangan macem macem"
Kemudia Dora turun kebawah tak ingin mengganggu anak muda itu.
Sea sangat malu pastinya. Bahkan pipinya sudah panas. Apa lagi yang tadi saja perilaku Xien belum lama tadi. Hah polos polos begitu Sea benar benar malu.
Kemudian Sea memposisikan tidur di paha Xien. Sembari main Game Xien mengusap tangan Sea. Sedangkan Sea memakan Kripik yang dibawakan Dora.
Baru sekitar 20 menit masih dengan posisi yang sama. Tapi Sea sudah merasa bosan. Dengan usil dia menusuk nusuk perut kotak kotak Xien yang terbungkus kaos hitam.
Xien tidak terganggu. Sea yang Kesal kemudian dengan keras menghugit lengan Xien.
"Auu ko di gigit si yang?"
"Abis kakak cuekin Sea. Bosen tau"
"Bentar ni ngabisis Game"
Sea berdecak kemudian menarik ujung rambut Xien kuat. Sehingga Xien meringis kecil.
"Tuh kan kalah"
Kemudia Xien menatap Sea. Dalam tatapanya mengisyaratkan apa?
"Ih Sea mau di perhatiin sama Kakak" cemberit sea sambil rebahan di paha Xien sea bersedekap dada.
Xien terkekeh lucu. Sudah dibilang Xien hanya bersikap seperti ini hanya pada keluarganya dan keluarga Gara terutama Gadisnya.
Xien menoel noel pipi gembuk Sea lalu menusuk nusuknya. Yang membuat Sea semakin memajukan binirnya manyun.
"Jangan manyun manyun ah gigit nih"
Dengan cekatan sea menutup mukutnya takut. Matanya membola kearah Xien. Kini dia terduduk menghadap Xien.
"Sini deketan" pinta Xien
Sea menggeleng cepat. Pandangannya ia alihkan ke kanan. Lalu Xien lah yang mendekat. Mengagkat tubuh Sea ke pangkuannya menghadap ke Xien.
Matanya memgerjap lucu. Sien pun gemas menggesek gesekan hidungnya di hidung Sea. Sea terkekeh geli memegang punggung Xien.
"Se" panggil Xien
"Hmm"
"Loh kok jadi kamu yang dingin sih. Kan aku yanh sifatnya dingin di sini"
"Kin iki. Bodooo" menjulurkan lidah pada Xien
"Heh siapa yang ngajarin gituan sini" kemudian Xien menggelitik Sea sampai sea menangis karena tertawa.