🌟 1 oneshoot 3/6/2021
🌟 5 pacar 2/7/2021
🌟 9 married 17/7/2021
🌟 2 relationship 2/8/2021
🌟 2 Shortstory 3/4/2022
🌟 2 Mine 7/4/2022
Kumpulan oneshoot/Twoshoot
Yang bikin Baper dan Romantis
Penasaran? langsung Baca aja ya.
18+
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sebelumnya... Tanpa pikir panjang Axewell membuka pintu kamar mandi tersebut membuat orang didalamnya berteriak.
"AKKHH APA YANG KAU LAKUKAN!! ''
💎💎💎💎
"AKKHH APA YANG KAU LAKUKAN!!'' Teriak Arfis kaget mendapati seseorang memasuki kamar mandi.
Walaupun dia tidak telanjang -belum- masih berpakaian lengkap tapi tetap saja, baju pasiennya sudah basah kuyup dan membuat bajunya mencetak lekuk tubuhnya.
"HARUSNYA AKU YANG BERTANYA APA YANG KAU LAKUKAN ARFIS LUNINA!" Balas Axewell berteriak.
Mendengar bentakan Axewell untuk pertama kali membuat Arfis reflek berjengit kaget dan menundukkan kepalanya tidak berani melihat kearah Axewell.
Axewell menghela napas meredakan amarahnya. Akibat panik, dirinya tanpa sadar membentak Arfis.
"Maaf sudah membentakmu. Aku hanya khawatir. Apa yang sedang kau lakukan Arfis? Bukankah kau masih sakit?" Tanya Axewell berusaha bicara lembut.
"A--ku hanya ingin cuci rambut. Karena kepalaku gatal dan berminyak," balas Arfis pelan.
Baru Axewell sadari jika Arfis memegang shower dan di rambut Arfis terdapat busa shampo. Menghela nafas Axewell mendekati Arfis mengambil alih shower yang berada ditangan Arfis.
"Kau bisa meminta tolong pada Suster Bukan?"
"Ma..af"
"Hah.. .Menunduklah pelan-pelan, lebam Perut mu masih belum pulih," ucap Axewell. Setelah memastikan air shower yang keluar hangat, Axewel Mulai membilas rambut Arfis dengan lembut. Sekilas tercium wangi Strawberry dari kepala Arfis.
"Tunggu disini," perintah Axewell.
Setelah selesai, Axewell bergegas mengambil handuk dan bathrobe dan mulai mengeringkan rambut Arfis, setelahnya Ia melilitkan handuk ke kepala Arfis. Tak lupa ia memasangkan bathrobe ke tubuh Arfis.
Arfis hanya diam menunduk diperlakukan sebegitu manisnya oleh Axewell.
"Aku akan memanggil Suster untuk membantumu mengganti pakaian bersih. Bajumu sudah basah bukan. Tunggu di sini Okey?" Ucap Axewell meninggalkan Arfis sendirian.
Rasanya Jantung Arfis ingin meledak setiap kali berdekatan dengan Axewell.
Tak lama setelahnya Dua orang Suster datang kekamar Arfis dan membantu Arfis mengganti bajunya.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Saat ini Arfis sedang memakan bubur buatan Rumah sakit karena kondisi lambungnya belum bisa memakan makanan keras.
Sungguh Arfis ingin segera pergi dari sini, Dirinya mulai muak memakan makanan rumah sakit. Rasanya begitu hambar dan tidak enak.
Arfis yang sibuk menggerutu berusaha menelan buburnya, sedangkan Axewell tengah berkutat dengan sebuah laptop dipangkuannya. Sepertinya laki-laki itu sedang bekerja.