Sorry for typos.
Happy reading!
***
Seokjin melempar malas ponsel nya kearah samping. Sudah siap dari 30 menit yang lalu tapi kekasihnya bilang akan terlambat sekitar 1 jam lagi.
"Kim Namjoon menyebalkan!"
Nafas beratnya berhembus, tanda bahwa dirinya sudah tidak mood lagi dengan kencan yang akan mereka lakukan. Padahal satu minggu lalu kekasihnya sudah berjanji akan meluangkan waktu di akhir minggu ini, tapi nyatanya panggilan telpon dari si manusia es membuat rencana yang sudah disusun oleh nya hancur sudah karena Namjoon harus mengurusi lagu untuk idol grup di agensi yang akan debut 3 bulan lagi.
Lelah dengan rasa dongkol nya, tidak sadar bahwa Seokjin sudah memejamkan matanya.
Well, itu lebih baik daripada harus kesal sendiri dengan janji yang diingkar.
•
"Sayang, aku pulang.." Namjoon segera masuk kedalam kamar, sedikit meringis saat melihat kekasih manisnya tidak ada disana.
"Sayang?"
Panggilan nya tidak mendapat sautan. Kakinya ia bawa kedepan kamar mandi, "Sayang? Kau didalam?" Panggilnya lagi seraya mengetuk pintu kamar mandi. Namun tetap tidak mendapat sautan, dengan cepat ia membuka kamar mandinya.
Dan ternyata kosong.
"Jin? Jinseok? Kau dimana?" Kakinya dibawa keluar dari kamar, berpikir mungkin saja Seokjin-nya sedang berada di taman belakang apartemen nya. Namun tetap tidak menemukan siluet kekasihnya.
Tidak mungkin kan dia pulang ke dorm?
Namun pemikiran itu segera hilang saat dirasa pintu closet room sedikit terbuka. Lalu Namjoon segera masuk kedalam sana, dan benar saja kekasihnya sedang terlelap diatas sofa dengan mulut yang sedikit terbuka.
Pemandangan itu membuat Namjoon terkekeh kecil. Bahkan sedang mangap saja kekasihnya itu tetap terlihat lucu dan indah.
Dirinya mendekat, menyingkirkan anak rambut yang menutupi sebagian kening kekasihnya.
Apa dirinya sudah keterlaluan?
Namjoon dapat melihat bahwa pakaian kekasihnya sudah sangat rapih, dan tertidur disini karna menunggu dirinya. Sungguh Namjoon merasa bersalah telah pulang telat dan melupakan janji kencan mereka dihari ini.
Tidak ingin membuat kekasihnya merasakan pegal lebih lama lagi karna tidur dengan posisi yang kurang nyaman, ia segera menggendong dengan posisi brodal style untuk dipindahkan kedalam kamar mereka.
Namjoon meletakkan Seokjin dengan sangat pelan tidak ingin membuat kekasihnya terbangun. Diciumnya kening dan kedua pipinya dengan diakhiri lumatan kecil di bibir Seokjin hingga membuat sang empu sedikit mengeliat.
Namjoon tersenyum, kekasihnya masih seperti anak kecil padahal umurnya 2 tahun lebih tua dari dirinya.
Setelah memastikan bahwa Seokjin sudah kembali nyaman dalam tidurnya. Ia segera mandi karena merasa lengket tubuhnya karena keringat, apalagi tadi sedikit memantau calon idol yang akan debut di agensi.
KAMU SEDANG MEMBACA
BEHIND THE SCENES [BTS]
RomanceBagaimana cerita kehidupan dibalik layar tentang Bangtan Sonyeondan. Hubungan diantara member yang ditutupi dari public dan perjalanan karir mereka. • Namjoon masih terkekeh. Matanya tidak teralih kemanapun, karna baginya Jin lah yang paling indah. ...
![BEHIND THE SCENES [BTS]](https://img.wattpad.com/cover/219348339-64-k338101.jpg)