13. The real mie goreng

13.4K 679 31
                                        

Felix memarkirkan mobilnya di dalam garasi rumahnya, ia lalu mematikan mesin mobil miliknya.

"Ayo turun" Felix membuka seat beltnya bersiap turun dari dalam mobil, namun niat itu terungkan oleh Anin.

"Abang" panggil Anin.

"Apa?"

"Emmm" Anin terlihat ragu untuk bertanya pada Felix.

"Apaan sih?" tanya Felix tak sabar.

"Abang udah enggak marah lagi kan sama Anin?" tanya Anin dengan suara pelan.

"Enggak, gue udah enggak marah" jawab Felix.

"Anin minta maaf ya" ujar Anin.

"Heem iya" balas Felix. "Gue juga minta maaf udah kasar sama Lo"ujarnya lagi.

"Iyaa Anin udah maafin kok" balas Anin seraya tersenyum lebar.

"Udah yuk ah turun" ajak Felix.

Lalu Anin dan Felix turun dari mobil dan melangkahkan kakinya memasuki rumah.

"Anin mau seduh susunya sekarang ya" ujar Anin.

"Makan dulu, baru minum susu" perintah Felix.

"Yahh" bibir Anin mengerucut. "Nanti aja makan nya" pinta Anin pada Felix.

"Enggak, Lo harus makan dulu!" tegas Felix tak terbantahkan.

"Ya udah iya"

"Nih Lo masak mie nya, gue mau boker dulu" ujar Felix seraya menyerahkan kantong belanjaannya pada Anin. Felix lalu lari kocar-kacir menuju kamarnya karena tidak tahan ingin buang air besar.

Anin lalu melangkahkan kakinya menuju dapur dan mengambil beberapa peralatan yang ia butuhkan.

"Bi tolong nyalain kompornya ya" Anin meminta tolong pada pelayan yang bekerja di rumah ini.

Pelayan yang bernama Bi Sumi itu langsung memenuhi permintaan majikannya. "Mau masak apa non?" tanya Bi Sumi.

"Anin mau masak mie" jawab Anin dengan semangat.

"Sini biar bibi aja yang masakin" ujar Bi Sumi.

"Enggak usah bi, sama Anin aja" ujar Anin.

"Bener nih?" Bi Sumi memastikan.

"Iya bener bi"

"Ya udah bibi tinggal ya, bibi mau sapu-sapu dulu" pamitnya.

"Iyaa bi" Anin mulai membuka bungkus mie nya.

"Mie goreng" eja Anin membaca tulisan yang ada di bungkus mie tersebut.

Anin mencari minyak goreng setelah Anin menemukannya, Anin langsung menuangkan minyak tersebut pada wajan, lalu ia mulai memasukkan mienya ke dalam wajan tersebut tak lupa juga Anin memasukkan bumbu-bumbu mienya.

Anin mengambil spatula lalu ia mengaduk-aduk isi wajan tersebut.

"Udah belum nin?" tanya Felix yang baru datang.

"Belum, ini lagi di masak" jawab Anin.

Felix melongo melihat mie yang sedang di masak oleh Anin. Dirinya benar-benar terkejut setengah mati.

Anin menatap Felix dengan bibir tersenyum lebar. "Nin sumpah ya, ternyata Lo lebih bego dari yang gue kira" ujar Felix seraya menatap Anin tak percaya.

Bagaimana tidak, Anin memasak mie bukan direbus melainkan digoreng menggunakan minyak yang sangat banyak, hampir memenuhi wajan tersebut.

"Ihh, Anin enggak bego!" kesalnya.

"Buktinya masak mie aja enggak bisa" ujar Felix dengan nada tidak bersahabat.

FELIX RAJENDRA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang