HAPPY 100K PEMBACA YEAYYY!!!
60.HANGOUT
Sarah baru saja turun dari dalam mobil nya,ia memasuki sebuah restoran cepat saji. Wanita itu duduk di salah satu meja yang berada di pojok.
"Mba"panggil Sarah pada salah satu waiters yang ada di sana.
Waiters itu menghampiri sarah seraya membawa menu di lengannya."pesan apa bu?"tanya nya setelah menyerahkan menu itu pada sarah.
"Saya pesen spaghetti carbonara satu, jus mangga nya satu, sama puding pandang nya satu"jawab Sarah seraya menunjuk beberapa gambar pada menu tersebut.
"Baik, di tunggu sebentar ya bu"ujar waiters tersebut seraya melenggang pergi.
Sarah menganggukkan kepalanya seraya tersenyum ramah. Wanita itu menatap sekelilingnya, ia terpaku melihat pemandangan keluarga yang hangat tengah makan malam bersama.
Sarah menatap mereka dengan pandangan iri, ia menyesali keputusannya beberapa belas tahun yang lalu. Kedua mata wanita itu berkaca-kaca, dengan segera sarah mengusap air matanya yang baru saja jatuh membasahi kedua pipinya.
'andai saja dulu aku tidak egois, mungkin sekarang aku tengah bahagia bersama keluarga kecilku' batin sarah berbicara.
🌻🌻🌻
"Lah si anjir di matiin dong"ucap Ali seraya menunjukkan layar ponselnya.
"Gue kepo anjir"ucap Keanu.
"Gue pas denger ada suara cewek agak syok ,soalnya kan si evan anaknya kagak pernah macem-macem terus tiba-tiba lagi berduaan sama cewek peluk-pelukan lagi"ujar Genta panjang lebar.
"itu kembarannya kali"timpal felix.
"bisa jadi sih"angguk Ali.
"terus si evan kagak bisa kesini itu sibuk peluk-pelukan gitu?"Vero menaikkan sebelah alisnya.
"entah"Genta menggedikkan bahunya.
"Mungkin si evan sibuk ngurusin kembarannya kali,"ujar keanu.
"Bisa jadi kembarannya lagi sakit terus si evan di suruh ngejagain sama ortunya"Vero berkesimpulan.
"Gue makin penasaran sama kembarannya si evan"ungkap Genta.
"dulu kita pernah kau ketemuan tapi malah kagak jadi ye kan"ucap Keanu yang diangguki oleh teman-temannya.
"entar ajak ketemuan lagi aja"usul felix.
"Yoi harus jadi kali ini mah"ucap Ali seraya mengangguk-anggukkan kepalanya.
🌻🌻🌻
Di sekolah anin dan ketiga temannya tengah berada di perpustakaan, mereka berempat tengah membaca beberapa buku yang di perintahkan oleh guru mata pelajaran geografi.
Dengan wajah murung anin membolak-balikkan halaman buku yang tengah dibacanya.
"lo kenapa nin?"tanya anggi menatap anin yang terlihat sangat murung.
Anin menggelengkan kepalanya seraya menjawab."engga apa-apa"
Sejak tadi pagi anin tidak bertemu felix, entah kemana abang nya itu.
"Lo tadi dianter siapa nin?"tanya alma.
"sama papah"
"tumben engga sama abang lo"timpal shafa.
"bang felix gatau kemana, soalnya ga ada di rumah"ucap anin.
"ohh gitu"
"eh entar lo mau ikut ke mall bareng kita ga?"tanya alma pada anin yang tengah menulis beberapa kata di buku miliknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
FELIX RAJENDRA (END)
Teen FictionJudul awalnya STEPBROTHER, ku ganti 😸 Felix Rajendra. Murid laki laki yang terkenal dengan kenakalannya, selain itu ia juga terkenal karena menjabat posisi sebagai ketua Xeiver, sebuah geng motor yang beranggotakan hanya kaum laki-laki saja. Anindi...
