32.Main salon-salonan
"ANIN MAIN YUKK"teriak Ali dari luar rumah Felix.
"ANIN"Genta ikut berteriak memanggil nama Anin.
"ANIN YUHUU"teriak Keanu seraya mengintip jendela rumah Felix.
"PUNTEN PAKET NYA MAS"teriak Vero paling kencang.
"berisik bego"kesal Evan seraya mengusap telinga nya yang terasa berdengung akibat teriakkan teman-temannya.
"percuma Lo semua teriak-teriak gak bakal kedengaran"ujar Evan lalu memencet bel beberapa kali.
Pintu rumah Felix terbuka separuh,muncul lah seorang pelayan.
"temen-temen nya den Felix ya?"tanya pelayan itu memastikan.
"iyaa bi"Genta menganggukkan kepalanya.
"mari masuk" bi sumi pelayan yang bekerja di rumah Felix mempersilahkan mereka masuk ke dalam.
"bentar ya,bibi panggilan dulu den Felix nya"ujar bi Sumi lalu pergi menuju kamar Felix.
"Anin mana ya?"tanya Evan.
"tumben"ujar Genta.
Ali,Vero dan Keanu menatap curiga pada Evan.
"kesambet apaan lo?"tanya Keanu heran.
"Lo semua apaan dah?"tanya balik Evan.
"aneh gak sih, tiba-tiba Evan nanya kayak gitu, biasanya nya juga dia diem aja"ujar Ali.
"iyaa aneh sih"timpal Vero.
"gue ngomong salah gue diem salah"ujar Evan.
"ya kan kita jadi curiga aja gitu"ujar Keanu.
"Lo naksir ya sama Anin?"tanya Genta dengan wajah tengilnya.
"engga"jawab Evan dengan wajah datar nya.
"ya terus ngapain nanyain Anin?"tanya Vero.
"ck,udah lah lupain,orang gue cuman nanya doang"ujar Evan malas.
"ABANG!!"teriak Anin seraya berlari menuruni tangga di ikuti Felix yang berjalan di belakang gadis itu.
"Gue bilang jangan lari lari!!"peringat felix.
"jangan lari,nanti jatuh Anin!!"ujar Felix khawatir Anin jatuh dari tangga.
Namun di hiraukan oleh Anin,Felix dengan cepat menahan lengan Anin dan menyuruh gadis itu untuk berjalan.
"Jalan jangan lari-lari"tegas Felix.
"iyaa"
Anin tersenyum senang,"kita main salon-salonan yuk"ajak Anin pada mereka.
Mereka semua saling memandang satu sama lain.
"yang lain aja"ujar Felix.
"engga mau ah,Anin mau main salon-salonan sama kalian"ujar Anin seraya menggoyang-goyangkan lengan Vero.
"mau ya??"tanya Anin dengan wajah melas nya.
"yaa yaaa yaa??"Anin memasang wajah puppy eyes nya.
"iyaa ayo"ujar Genta mewakili semua teman-temannya.
"YEAYY"Anin bersorak.
"tunggu ya Anin bawa peralatan nya dulu"ujar Anin lalu pergi menuju kamarnya untuk membawa semua peralatan nya.
Felix dan yang lainnya memasang wajah pasrah.
🌻🌻🌻
"Hai guys,kita lagi maskeran"ujar Ali berbicara pada layar handphonenya.Ali sedang melakukan live streaming.
KAMU SEDANG MEMBACA
FELIX RAJENDRA (END)
Fiksi RemajaJudul awalnya STEPBROTHER, ku ganti 😸 Felix Rajendra. Murid laki laki yang terkenal dengan kenakalannya, selain itu ia juga terkenal karena menjabat posisi sebagai ketua Xeiver, sebuah geng motor yang beranggotakan hanya kaum laki-laki saja. Anindi...
