Mobil yang dikendarai oleh Felix akhirnya sampai di sebuah rumah yang terlihat sangat asri, rumah itu merupakan markas Xeiver. Terlihat seperti bangunan-bangunan rumah rumah zaman dahulu. Sudah banyak motor yang terparkir di depan markas, mereka semua akan mengadakan rapat bersama untuk membahas sesuatu hal.
Felix melirik Anin disampingnya, ia mendengus melihat gadis itu tengah tertidur dengan mulut yang tersumpal dot dan juga tangannya yang tengah memeluk boneka kesayangannya. Felix membuka pintu mobil dan menutup nya kembali dengan perlahan, ia memutuskan untuk membiarkan Anin tertidur di dalam mobil saja dari pada membangunkan gadis itu.
Dapat Felix liat semua teman-temannya sudah menunggu kehadirannya, ia melangkahkan kakinya memasuki markas. "Sorry sorry gue telat" ujar Felix ketika masuk.
"Kemana aja lu hah?!" tanya Vero ngegas. "Biasa lah" jawab Felix seadanya.
"Bisa-bisanya lu baru datang" ujar Genta.
"Parah sih anjir, lu yang bilang jangan ngaret eh malah lu juga yang ngaret" ujar Keanu.
"Sorry elah, gue tadi ada urusan" ujar Felix.
"Udah datang semua ini?" tanya Felix seraya meneliti seisi ruangan yang sudah dipenuhi oleh anggota Xeiver.
"Eh, si Ali mana?" tanya Felix ketika tidak menemukan kehadiran cowok itu.
"Tadi sih bilangnya mau nganterin emaknya dulu ke rumah sodaranya" ujar Vero.
"Oh ya udah" balas Felix. "Langsung mulai aja" lanjutnya.
"Sebelumnya thanks udah pada datang dan sorry gue telat datangnya" ujar Felix. "Berhubung kita semua lagi libur sekolah, gue sebagai ketua Xeiver bakalan ngadain liburan bareng" ujarnya menjelaskan inti rapat kali ini.
Felix dan semua teman-temannya memang sedang libur kenaikan kelas, alias liburan akhir semester dua selama satu bulan, namun waktu libur yang mereka punya sekarang hanya tiga mingguan lagi.
"Gue bakalan ngadain Sunmori ke anyer" ujar Felix.
"Woooo" seru mereka semua kegirangan. "Lo semua setuju enggak?" tanya Genta
"SETUJU" jawab mereka serempak.
"Lusa, Lo semua kumpul di sini jam lima pagi" ujar Felix memberitahu.
"Soal biaya, Lo semua gak usah pikirin karena udah ditanggung sama uang kas dan di tambahin sama Felix" ujar Genta. "Karena uang kas kita tinggal sisa sedikit bekas party Minggu kemarin " sambungnya menjelaskan.
"Kasih informasi juga ke anggota yang enggak hadir, sekalian umumin di grup" ujar Felix sebelum benar-benar menutup rapat kali ini
🌻🌻🌻
Ali baru saja tiba di markas, ia memarkirkan motornya di samping mobil Felix.
Tuk tuk tuk
"Anjir apaan tuh" kaget Ali, lelaki itu celingak-celinguk mencari asal sumber suara tersebut, ia melotot kaget karena suara itu berasal dari dalam mobil Felix. Kaca mobilnya yang gelap membuat Ali tidak dapat melihat ada apa didalam mobil milik temannya itu. Dan Ali berfikir, itu pasti sesuatu yang berbau ghaib, seperti hantu contohnya.
Ali langsung lari kocar-kacir masuk kedalam markas karena rasa takutnya.
Brak
Pintu terbuka dengan kasar oleh Ali, membuat orang-orang yang ada di dalam sana terkejut.
"Santai dong anjir, kaget gue" ujar Vero.
"Kenapa Lo?" tanya Genta penasaran.
"Lix, mobil Lo ada hantunya anjingg" ujar Ali dengan napas ngos-ngosan.
KAMU SEDANG MEMBACA
FELIX RAJENDRA (END)
Fiksi RemajaJudul awalnya STEPBROTHER, ku ganti 😸 Felix Rajendra. Murid laki laki yang terkenal dengan kenakalannya, selain itu ia juga terkenal karena menjabat posisi sebagai ketua Xeiver, sebuah geng motor yang beranggotakan hanya kaum laki-laki saja. Anindi...
