Helikopter Sultan Otw✨

588 93 29
                                        

Hai readers kaum pergabutan Cinta LesLar😚
Tetep Stay Disini Ya✨

Setelah perdebatan panjang fix finally keputusan Billar tetap sama ia tidak mau membelikan Lesti helikopter Sultan yang ia inginkan.  Ia pun masih berfikir panjang.

Hingga keesokan harinya Lesti masih pundung seperti kemarin, sampai sampai Ara pun lupa tak ia urusin.  Tapi Ara tetap biasa saja walau kadang suka merengek minta ke bunda.

"Udah lah de malu dilihatin ibu sama papa, dikira nanti awak kasar ke kamu". Sudah cukup sabar sebenarnya Billar kepada sang istri tapi tak tau kenapa Lesti seperti ini.

" Lihat itu kasihan Ara dari kemarin di gak kamu urusin.  Gagal deh semua planning kita.  Kita kesini tuh niatnya buat liburan de bukan buat debat kayak gini.  Kasihan Ara juga". Pasrah Billar.

Namun Lesti malah semakin menangis yang membuat Billar bingung bukan kepalang.

"Bunda aku tadi diajak main lho sama bang Revan.  Sungainya bagus banget bunda nanti sore kita kesana ya.. Pliss bunda nanti kita bareng-bareng kesana". Ara yang baru sayang pun langsung ngoceh kepada sang bunda.  Menceritakan pengalamannya pergi ke sungai.

"Ya bunda nanti kita sama papa juga ke sungai main air bareng-bareng ya Bun? Seru tau bunda tadi main sama Abang Revan. Ada ikan yang kaya punya aki itu juga bunda". Dari tadi Ara tak henti-hentinya ngoceh yang kebetulan berhasil membangkitkan amarah Lesti.

"Ara bisa diem gak sih? Bunda lagi pusing,jangan ganggu bunda dulu main aja sama aunty Lisna atau aunty Novi!". Geretak Lesti yang berhasil membuat nyali Ara ciut dan langsung menangis.

"Hawhahhaw... Papa bunda galak sama Ara. Bunda gak sayang Ara papa". Adu Ara pada sang papa.

"Kamu berani bentak Ara? Bunda macam apa kamu de? Cuma gara-gara Helikopter kamu nomor duain anak kamu yang butuh bundanya". Emosi Billar ikut memuncak.

"Sepenting itu kah Helikopter buat kamu? Sampai Ara kamu lupain". Lanjut Billar dingin.

"Ara sama aunty dulu ya! Bunda lagi ada masalah ini sayang". Ara pun menuruti setiap perkataan sang papa.

"Tega kamu de sama Ara iya?". Geretak Billar tepat di hadapan sang istri.

"Dede tega karena kakak gak beliin dede helikopter. Dede mau helikopter kakak.". Lagi-lagi Lesti merengek tak karuan seperti anak kecil mau permen.

"Pulang aja pulang kita gak usah liburan gagal semua dah rencana kita".

"Beres-beres aja yok udah pulang gak ada liburan gak ada mudik gak ada belanja gak ada kulineran gak ada shoop6gak ada helikopter juga udah yok pulang riweh lama-lama ini". Pasrah Billar.

"Kakak gak mau pulang masih mau disini". Lesti kenapa ini? Sampai pulang saja dia tidak mau.

"Kamu ini kenapa sih de? Kesambet setan mana coba? Kenapa permintaan kamu aneh-aneh gini sih de? Kenapa tiba-tiba minta helikopter? Mana diajak pulang gak mau lagi. Kakak malu de sama orang tua kakak. Bukanya kakak gak ada duit banyak dengan banyak duit kakak. Tapi sayang 222 miliar buat beli helikopter. Buat pendidikan Ara aja udah bisa sampai sarjana itu de".

"Dede gak kenapa-kenapa kakak Dede cuma mau helikopter sultan yang dapat wifinya".

"Dirumah juga ada wifi de kenapa harus pakai helikopter?". Jengah Billar.

"Dede mau pulang tapi harus ada helikopter titik!". Finally Lesti .

Nampaknya Billar sedikit berfikir atas permintaan aneh sang istri. Kemungkinan besar jika Billar benar-benar membelikan Lesti Helikopter pasti Billar akan di cap sebagai Sultan Bintaro.

𝐒𝐚𝐭𝐮 𝐇𝐚𝐭𝐢 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢 𝐌𝐚𝐭𝐢Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang