50

458 54 8
                                    

SELAMAT MEMBACA♡♡♡



Di karenakan hari ini bukan weekend, makan dari itu Vanessa harus bangun pagi. Seperti biasa Vanessa mengikuti acara latihan tersebut dengan semangat walaupun ada rasa kantuk yang menghantuinya.

Setelah selesai latihan Vanessa berjalan ke arah perpustakaan asrama yang berada di lantai 3 untuk memahami materi-materi sekolahnya Yang Tertinggal. Namun belum sampai di perpustakaan lengan Vanessa ditarik oleh seseorang, seseorang itu membawa Vanessa ke ujung lorong sebelah perpustakaan.

"Apaan sih! Lepasian gua!" Teriak Vanessa memberontak

Seseorang tersebut kemudian melepaskan cengkramannya dari tangan Vanessa.

"Aw!" Vanessa meringis kesakitan, pada saat itu juga Vanessa mengetahui siapa seseorang yang membawanya ke sini, ternyata Laras dan Amel

"Apa lagi sih!" Tanya Vanessa kesal

"Udah berapa kali gue kasih tau sama lo! JAUHIN KEVIN!" Teriak Laras dengan nada menekan

"Kenapa sih, lo susah banget dikasih taunya! Inget ya, Kevin itu harus jadi milik gue! BUKAN LO!" Sambung Laras

"Lo! gak pantes buat dapetin Kevin!" Bentak Amel yang menunjuk Vanessa tepat di depan mata Vanessa menggunakan jari telunjuknya.

"Mumpung di sini sepi, gue mau puas puasin buat nampar muka lo yang selalu cari perhatian sama senior! Kapan lagi gue bisa sepuasnya nampar lo" Sambung Amel sambil mengelus rambut panjang Vanessa.

"Gue tegasin sekali lagi sama lo! JAUHIN KEVIN!" Bentak Amel

"Gua kasih tau sama kalian ya, Gua udah ga deket lagi sama Kevin!" Sahut Vanessa

PLAK!

"Bacot...." Ucap Laras sambil menampar pipi kanan Vanessa yang membuat Vanessa menjerit kesakitan

"Aw!" Pekik Vanessa yang memegang pipinya yang baru saja ditampar oleh Laras

"Oh, sakit ya?" Tanya Amel yang mengelus pucuk kepala Vanessa

"Tapi kayanya kurang deh..." Sambung Amel

PLAK!
PLAK!
PLAK!

Tiga tamparan sekaligus mendarat di pipi kanan dan kiri Vanessa yang di lakukan oleh Amel.

"Anjing lo!" Jerit Vanessa

"Aduh sakit ya" Tanya Amel meledek

"Gua udah bilang sama kalian, gua lagi ga deket sama Kevin akhir akhir ini!" Teriak Vanessa

"BOHONG!" Bentak Laras

Laras menjambak rambut Vanessa kuat kuat hingga membuat Vanessa menjerit kesakitan.

"Aw!! Lepasin gua bangsat!" Jerit Vanessa memohon

"Kalo emang lo ga deket sama Kevin, kenapa Kevin selalu nolak gue kalo gue ajak dia ngobrol!" Sahut Laras

"Mana gua tau, mungkin karna lo yang terlalu buruk di mata dia!" Jawab Vanessa

PLAK!

Satu tamparan kembali mendarat di pipi Vanessa yang di lakukan oleh Laras.

"Jaga ya mulut lo!" Bentak Laras

Airmata Vanessa mulai mengalir membasahi pipinya, ia menangis karena kepalanya yang mulai merasa pusing akibat jambakan Laras yang sangat kencang.

"Lo masih ngarepin Kevin kan!" Teriak Laras

Vanessa hanya terdiam tidak menjawab satu patah katapun pertanyaan Laras.

Like a DreamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang