38. Next Journey

298 59 0
                                        

Badai yang dikabarkan akan datang, benar-benar terjadi. Bukan hanya sehari, tetapi berlangsung selama tiga hari. Di tiap malam, angin akan berembus lebih kencang daripada biasanya. Hujan pun terus mengguyur kota dengan suara petir yang menggelegar. Selama itu juga, para anggota Ateez mendapatkan pelatihan khusus dari Alland. Di hari kedua mereka berlatih, mereka baru mengetahui jika Alland adalah orang yang cukup terpandang di Omorfia. Alland, pria berusia 48 tahun yang menjadi pemilik tempat pelatihan bela diri terkenal di Omorfia, juga menjadi guru besar bagi keturunan Raja. Memiliki gelar sebesar itu, para anggota Ateez masih belum mengetahui alasan kuat kenapa Alland begitu ingin mengajari mereka.

"Aku benci teka-teki seperti ini," keluh Mingi. Ia masih belum bisa ikut berlatih sampai hari ini. Selain karena kondisi kakinya yang menjadi alasan Mingi tidak bisa ikut, larangan dari Hongjoong juga menjadi alasan lainnya. Mingi tentu saja tidak ingin dimarahi oleh Hongjoong lagi, sehingga dirinya memilih untuk menurut walaupun keinginannya untuk ikut berlatih begitu kuat.

"Teka-teki?" gumam Yunho. Ia menoleh ke arah Mingi yang kini memasang wajah bosannya. "Maksudmu tentang Tuan Alland?" tanya Yunho. Mingi menoleh, lalu mengangguk. Membenarkan perkataan Yunho.

"Tuan Alland itu ... cukup misterius bagiku. Dia bukan orang yang kita kenal sebelumnya, tetapi secara tiba-tiba ingin mengajari kita bela diri. Bukankah itu terlalu aneh?" ujar Mingi. Ia mengambil sebuah ranting, lalu memainkannya. Di sisi lain, tidak jauh dari tempat Yunho dan Mingi duduk, anggota Ateez yang lain masih melakukan latihan.

"Aku juga memang merasa begitu sejak awal," ucap Yunho. Ia menghela napas, menyandarkan punggungnya ke batang pohon di belakang mereka. "Tapi selama kita baik-baik saja, kurasa itu bukan hal yang buruk," lanjutnya. Lalu, keduanya memilih diam. Memperhatikan anggota lainnya yang sedang bertanding satu lawan satu sesuai arahan dari Alland. Mereka terlihat begitu tekun berlatih dan mendengarkan arahan-arahan dari Alland.

"Lalu ... sejak kita mulai berlatih dengan tuan Alland, kenapa tidak ada Halateez San lagi? Dia menghilang sejak pertandingan itu," ujar Mingi tiba-tiba. Yunho yang awalnya fokus menonton, langsung menegapkan punggungnya. Ia menoleh ke sana dan ke mari, bahkan melihat ke atas dahan pohon di sekitar.

"Aku baru menyadari hal itu. Pantas saja terasa ada yang aneh," ujar Yunho. Ia memang merasa ada yang aneh selama berlatih dengan Alland. Tetapi, dirinya tidak menyangka jika hal aneh itu adalah ketidakhadirannya Halateez San di sekitar mereka. Ya, Halateez San memang begitu sering muncul diantara mereka, bahkan ketika berlatih untuk babak akhir pertandingan. Dia selalu hadir, ketika Seonghwa dan Hongjoong tidak ada di tempat. Entah apa alasannya. Tetapi, kehadiran Halateez San cukup membantu mereka. Karena pria itu selalu membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan.

Dan sekarang, pria itu benar-benar hilang seperti ditelan bumi. Entah kemana perginya. Bahkan sepertinya, San sendiri juga tidak tahu kemana perginya sosok lain dari dirinya itu.

"Haruskah kita bertanya pada San?" usul Mingi. Walau dirinya tidak terlalu menyukai kehadiran Halateez San, tetapi pria itu seperti memiliki sesuatu yang akan sangat mereka butuhkan. Dan dengan hilangnya Halateez San, membuat perasaan Mingi was-was secara tiba-tiba.

"Tidak. Aku ragu, San akan mengetahui hal itu," ujar Yunho. Menyurutkan semangat Mingi yang hendak bertanya. Pada akhirnya, Yunho dan Mingi hanya diam memperhatikan anggota lainnya yang sedang berlatih.

A to Z

"Kalian sudah berkembang dengan sangat baik dalam waktu singkat ini. Aku sungguh senang sekaligus bangga, bisa memberikan sedikit ilmu-ku kepada kalian semua," ujar Alland. Langit sudah berubah warna menjadi jingga ketika semua anggota Ateez menyelesaikan latihannya. Mereka tersenyum sumringah walaupun tubuh mereka sudah dipenuhi oleh keringat. Senyuman cerah itu juga hadir di wajah Alland yang begitu bangga dengan kemampuan para anggota Ateez itu.

HOURGLASS : PIRATE KING [The End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang