[Hourglass Series #1]
Tentang delapan pemuda yang dipenuhi semangat dan mimpi, disatukan menjadi satu tim yang akan berlayar menjelajahi luasnya lautan. Rintangan demi rintangan tengah menunggu kedatangan mereka. Apakah tim bernama ATEEZ yang dipimp...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Song : ATEEZ - My Way
A to Z
"LAUUUT!!! HWAAAA!!"
"AKHIRNYA KITA BERLAYAAAAR!!"
"Laut! Aku datang!"
Hongjoong tertawa melihat kehebohan teman-temannya itu. Setelah semalam mereka mengungkapkan kekesalan karena fakta yang ia ucapkan, sekarang mereka begitu heboh ketika sampai di kapal yang akan mereka gunakan untuk berlayar.
Kapal yang disediakan oleh Charlos tidak bisa dikatakan besar, tapi juga tidak kecil. Menurut para anggota regu kapal yang akan ikut berlayar, kapal yamg akan mereka gunakan termasuk yang terbaik di pulau Azland. Memiliki kamar yang banyak beserta ruangan-ruangan lainnya, menjadikan kapal ini akan sangat nyaman untuk digunakan.
Hongjoong tersentak, ketika seseorang secara tiba-tiba memakaikan sebuah topi kepada dirinya. Kepala Hongjoong sedikit terangkat, lalu tangannya bergerak untuk menyentuh topi tersebut. "Aku melihatnya di toko sebelah asrama. Saat kulihat, aku merasa jika ini akan sangat cocok denganmu," ujar Seonghwa. Hongjoonh menoleh. Ia tersenyum dengan lebar.
"Terima kasih, Kak. Aku tidak pernah berpikir akan memakai topi ketika berlayar. Tetapi kurasa ... aku akan memakainya untuk yang satu ini." Seonghwa hanya tersenyum pelan, sebelum ia melangkah menghampiri yang lain.
"Dia tidak akan tertidur begitu saja, bukan?" tanya Seonghwa. Ia menoleh sebentar kembali ke arah Hongjoong sebelum ikut bersandar pada pagar pembatas bersama Yunho dan Yeosang. Yunho ikut menoleh ke arah Hongjoong sebelum menggeleng pelan.
"Kurasa tidak. Ini pelayaran pertama Kak Hongjoong sebagai Kapten. Aku sangat yakin, Kak Hongjoong ingin pelayaran ini menjadi sangat sempurna," ujar Yunho. Seonghwa dan Yeosang mengangguk paham. Tanggung jawab yang Hongjoong terima pastinya membuat pria itu memikirkan banyak hal tentang pelayaran kali ini.
"Hey, Yunho! Kau tidak ingin bergabung?! Aku tidak mau, kamu kembali kesal karena Sannie memilih bermain bersama kami!"
Yeosang langsung tertawa ketika ia menoleh ke arah Yunho dan mendapati telinga pemuda itu yang memerah. "Pergilah. Kalian baru saja berbaikan, bukan?" tanya Yeosang. Yunho melirik. Ia menggaruk belakang kepalanya.
"Tidak, kami tidak bertengkar. Kalau begitu, aku ke sana dulu."
"Yaya ... kau pergilah. Masih ada waktu sebelum kita berlayar," ujar Seonghwa. Dengan begitu, Yunho benar-benar pergi menghampiri keempat orang lainnya. Seonghwa bergeser, hingga dirinya duduk tepat di sebelah Yeosang.
Kedua orang itu masih memperhatikan interaksi kelima orang yang mendadak begitu heboh itu. Terlebih untuk San, Mingi, dan Wooyoung. Entah apa yang ada di pikiran mereka, karena ketiga orang tersebut tidak henti-hentinya untuk terus tertawa.