FZ-20

330 84 6
                                        

Dimeja makan keluarga Son, terlihat lauk alakadar untuk menjadi pendamping nasi chaeyoung, ibu dan adiknya.

"Gimana sekolah kamu tadi sayang?" Tanya IU

Chaeyoung melihat sekilas ibunya, lalu tersenyum kearah wanita paruh baya itu "Lancar kok eomma, chaeyoung sih semangat sekolah karna satu kelas dengan dahyun"

"Wah kalau kakak cewe pasti aku dan eomma bakal mengira kakak suka kak dahyun" jelas chaeryoung

Senyuman Chaeyoung perlahan memudar, yang dikatakan adiknya itu benar.. tapi disini ia adalah laki-laki, apa iya ibu dan adiknya itu bakal menerimanya kalau suatu hari mereka tau kalau chaeyoung seorang penyuka sesama jenis.

"Kakak kenapa? Kok bengong gitu?"

"Kakak gapapa kok chaer, cuma kakak lagi mikir aja kenapa appa belum kembali juga, ini sudah 3th dia meninggalkan kita" Chaeyoung mengalihkan pembicaraan

Brak...

"Cukup chaeng..!"

"Cukup, eomma gak mau kamu terus mengingat laki-laki itu" marah IU

Chaeyoung dan adiknya hanya bisa terdiam dan menunduk, percuma menanyakan kenapa ibunya membenci ayah mereka karna IU tidak akan menjawabnya juga.

IU menggeserkan kursi kebelakang dengan kasar.

SERRTT...

Kaki berjalan kearah kamarnya dan meninggalkan kedua anaknya dimeja makan.

"Kakak sih kenapa harus bahas appa, liat tuh eomma marah kan jadinya" ucap chaeryoung

Chaeryoung kembali memakan nasinya, namun berbeda dengan Chaeyoung ia menatap pintu kamar ibunya dengan rasa bersalah, tubuh mulai dibangunkan untuk berjalan kearah kamar tersebut.

Sesampai disana, Chaeyoung mengetok pelan pintu kamar ibunya.

TOK

TOK

"Eomma..?" Panggilnya lirih

"Maafin Chaeyoung eomma, Chaeyoung janji gak bakal membahas atau mengingat appa lagi.. maafin Chaeyoung ya?" Ucapnya yang masih berada didepan pintu

TOK

TOK

"Eommaa?" Panggilnya lagi

Cklekk..

"Silahkan masuk mo" ucap Mina karna diwaktu bersamaan dengan ibu Chaeyoung membuka pintu, Mina juga membuka pintu untuk Momo yang berkunjung ke apartemennya

Perlahan kaki Momo memasuki apartemen Mina, matanya melihat setiap sudut apartemen Mina yang terlihat sangat rapi dan berbeda jauh dengan apartemen miliknya.

"Waahh.. Lo rapi ya orangnya min, beda banget sama gw" ucap Momo lalu duduk di sofa

"Ya sepatutnya, kita kan cewe mo" timpal Mina sambil tersenyum "Oiya, Lo mau minum apa?"

"Apa aja min, asal bukan air cuci piring" Momo mencoba melucu namun ia salah orang karna Mina tidak tertawa sama sekali

"Min?" Panggil Momo

"Yaaa" jawab Mina yang sedang mengambil minuman dilemari pendinginnya

2 Menit kemudian

Mina kembali berjalan kearah Momo sambil membawa dua kaleng soda untuk mereka dan satu toples kue kering "Kenapa Lo manggil gw tadi?" Tanyanya

FriendzoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang