Chapter 28: Surat dari Hana

3.2K 395 10
                                        

Dear Piter

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dear Piter....

Aku tahu ini terlalu mendadak rasanya bahkan seperti mimpi.

Maafkan aku! Aku tahu aku egois karena mengambil keputusan secara sepihak. Meninggalkanmu dengan kenangan manis yang kita ciptakan.

Aku tidak mempunyai pilihan mereka mengatakan jika orangtua kandungku bukanlah orang tua yang selama ini merawatku. Aku harus mengikuti mereka dan bertemu dengan satu-satunya keluargaku yang tersisa.

Piter rasanya baru sebentar aku mengenalmu belum sampai 1 tahun kan... Belum sampai anniversary hubungan kita, ngarep hehe...

Tapi aku tidak pernah menyesal bahkan bersyukur karena kau menjadi bagian hidupku yang paling indah. My Prince 😘

Jalanilah hidupmu seperti biasa saat aku belum hadir dalam kisahmu. Aku matemu bukan? Aku berharap kau sanggup menunggu aku berjanji akan kembali namun entah kapan....

Jika nanti kau sudah tidak sanggup untuk menungguku aku rela jika kau mencintai wanita lain! Karena aku sadar menunggu itu melelahkan menguras hati...

Sampai salam sayangku kepada yang lain...

I Love you more Jupiter Manurion Alxander, pangerannya Hana😅😘

Piter memeluk surat dari Hana terlihat sekali jejak air di kertas itu, Piter yakin itu air mata Hana. Memeluknya dengan sangat erat seakan akan itu adalah dia.

"Kau egois Hana!"

"Sangat egois, tapi aku mencintaimu!"

"Aku akan menunggumu kembali!"

"Kau dengar! Aku akan menunggumu!"

"Sampai kau kembali ke dalam pelukanku!"

Piter terus saja merancau sampai terbawa tidur. Ada jejak air mata di pipi pria itu. Baru kali ini pria itu menangis setelah sekian lamanya. Ternyata pahitnya perpisahan memang benar-benar menyakitkan.

Meskipun ini perpisahan karena jarak. Bukan karena kematian, tetapi tetap saja rasanya sulit untuk digapai.

********

Vierra menangis histeris gadis itu tidak percaya dengan surat yang diberikan Piter, dia bahkan langsung nelpon nomor Hana tapi hanya dijawab oleh operator.

Rafael yang mencoba menenangkan gadis itu tidak diperdulikan oleh Vierra. Fokus Gadis itu adalah kejelasan dari kepergian Hana. Dia sangat membutuhkan penjelasan saat ini.

SF 2 : Prince's Mate Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang