Chapter 27: Terlalu mendadak

3.3K 379 17
                                        

Tanpa pamit, tanpa senyuman kau pergi membawa sejuta rencana yang telah aku persiapkan.

Jupiter M. A.

"Kenapa perasaanku tidak enak!" gumam Piter, padahal baru saja dirinya mengantarkan Hana pulang kerumahnya.

Jika perasaan ini bukan bersumber dari Hana lalu dari siapa? Dari orang tuanya kah?

"Aku merasa gelisah!" Luc melolong panjang.

"Rasanya...."

"Akan ada sesuatu yang terjadi!"

Dalam perjalanan pulang Piter terus saja merasa gelisah, ketika mobilnya memasuki wilayah hutan lebat. Beberapa rogue datang menghadang jalannya, Piter berdecak malas.

Kenapa para hama itu datang disaat yang tidak tepat, Piter sedang malas untuk battle. Tapi tidak mungkin hanya diam saja!

Rogue paling depan menggeram keras ketika Piter keluar dari mobilnya, langsung menyerang Piter yang masih dalam wujud manusia.

Piter geram menghindar kemudian berubah menjadi Luc. "Kalian datang disaat yang tidak tepat!"

*******

"Zoe tolong bukakan pintu!" titah Hana ketika mendengar suara ketukan pintu. Gadis itu sedang membereskan beberapa buku belajarnya yang salah susunan.

Tidak berselang lama Zoe kembali menghampiri kakaknya dan mengatakan jika ada seorang pria yang ingin berbicara dengan Hana.

"Maksud kedatangan saya kemari adalah untuk menjemput Nona Hana!" ucap seorang pria yang tadi Hana lihat disekolah.

"Kenapa Tuan menjemputku?" bingung Hana tidak mengerti, apa lagi ada beberapa pria berbaju hitam berada di depan rumahnya dengan tiga mobil mewah. Seperti bodyguard!

"Ini perintah langsung dari kakek anda, sebenarnya Nona bukan asli penduduk sini. Nona adalah penerus perusahaan besar di Kanada dan orang tua yang selama ini mengurus Nona bukan orang tua kandung, melainkan hanya orang tua asuh."

"APA?" Hana dan Zoe tercengang.

"Sulit dipercaya!" ucap Zoe yang masih merasa ini seperti mimpi. Hana terdiam bak patung!

Pria itu menyerahkan sebuah foto di mana ada seorang perempuan dan pria yang sedang menggendong balita berusia sekitar 1 tahun. "Ini adalah orang tua kandung Nonaa!"

"Perempuan ini mirip sekali denganmu kak!" seru Zoe kaget mereka terlihat seperti kakak beradik.

Hanya saja dalam foto itu wanita itu memiliki lesung di pipinya sedangkan Hana tidak.

Mata Hana berkaca-kaca antara percaya dan tidak percaya itu tatkala menatap foto itu hatinya terenyuh. "Apakah mereka masih hidup?" tanya Hana berharap.

Pria itu menggelengkan kepalanya membuat tubuh Hana lemas seketika. "Waktu itu Nyonya bersama Tuan dan Nona sedang berlibur ke negara ini namun saat kalian akan pulang musuh perusahaan kakek Nona datang menyerang berhasil membunuh ayah Nona sedangkan ibu Nona berhasil melarikan diri."

SF 2 : Prince's Mate Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang