......Happy Reading......
........................................
"Saatnya mengumpulkan peran-peran penting."
.........................................
Misterius. Semua penuh teka-teki. Apalah arti penampilan mewah jika isinya melompong.
Memilih untuk menjadi yang sederhana, memilih untuk menyembunyikan semua tabiat aslinya. Bukan tanpa sebab, ia hanya tidak ingin dipandang aneh.
Tapi tetap saja, pertanyaan sederhana seperti siapa orang tua nya? Dimana ia tinggal? Bahkan apa marga keluarganya?
Ia hanya mampu terdiam, menunduk lesu. Ia tidak mampu menjawab. Bukan karena itu pertanyaan sulit, ia bahkan bisa menjawab pertanyaan mengenai pengetahuan umum, matematika atau mungkin bercakap bahasa asing dengan mudah. Melainkan karena ia tidak mau menjawab. Ia tidak akan pernah mau menjawabnya.
Ia hidup sendirian, ditinggal, dianggap aneh. Ia tidak masalah. Ia terbiasa dengan itu walau untuk satu dua waktu membuatnya kesusahan. Seperti sekedar mendapatkan teman bermain kala ia bosan melakukan semuanya sendirian.
Setelah sekolah menengah, ia berencana pergi dari tempat ia dibesarkan—lebih tepatnya tempat pengasingan—ia akan pergi jauh. Membalaskan dendam pada pelaku yang membuatnya hidup menyedihkan seperti ini.
Ia akan membuat dirinya berbeda, seperti langit dan bumi. Karakternya akan terlihat bertabrakan dengan sifat sebelumnya.
Ia yang pendiam akan menjadi karakter yang aktif.
Ia yang sebelumnya memilih sederhana akan memamerkan segala yang ia punya.
Ia yang biasa menampilkan wajah tanpa ekspresi akan berubah menjadi wajah penuh keceriaan.
Bibir yang terbiasa bungkam itu akan penuh ucapan penghangat suasana. Senyumnya akan menjadi yang khas miliknya.
Tapi dibalik perubahan itu, ia menyimpan banyak rencana, dilandasi gunungan dendam, lautan kebencian dan amarah yang siap meluap hingga waktunya tiba.
Mengendap, bersembunyi ditengah keramaian, berdiri dibawah bayangan.
Ia siap, dendamnya harus terbalaskan. Untuk hidupnya, terkhusus untuk ibunya yang sengsara.
*****
"Aku bersedia, asal bisnisku tetap aman."
"Bagus, detail rencana akan aku kirimkan lewat email."
Haxel akhirnya menutup sambungan telepon. Ia menyenderkan tubuhnya pada sofa empuk merah marun diruang kerjanya.
Haxel menghela napas panjang. Ini salah, tapi ia akan melakukannya demi Fullsun Club.
"Aku akan ikut."
Haxel menoleh pada laki-laki yang tengah fokus pada ponselnya yang diposisikan miring disampingnya.
"Terserah kau saja, pastikan kau tidak membawa masalah disana."
KAMU SEDANG MEMBACA
MURDER || NCT ✔
Action[Completed] "Hanya menunggu waktu, pembalasan akan datang." Ini bukan kisah romansa para Mafia. Ini tentang kesetiaan, penghianatan dan makna keluarga dari setiap sudut pandang. -Mengandung kekerasan, gore, pembunuhan. Tidak disarankan bagi pembac...
