38.Perang.

107 14 0
                                        


..................
.....
..
.

Para Sniper turun dari helikopter melalui tali. Menempatkan diri di posisi yang pas, mereka berpencar di beberapa titik. Menyisakan para penembak jitu, Jack dan Luke.

"Sniper sudah siap diposisi, Master." Luke memberi info lewat komunikasi jarak jauh.

"Keamanan Markas Paul sudah dalam kendali kita, Master." Orion memberi info, ia telah berhasil, dan kapanpun, ia siap menekan tombol untuk mengacaukan teknologi keamanan Markas Paul.

Mereka berjarak 100 meter dari Markas Paul, jarak yang aman untuk bersiap.

"Tembak para penjaga markas, Luke," titah sang Master. Luke segera memerintahkan para sniper.

Dan helikopter yang Luke terbangkan bergerak mendekati Markas Keluarga Paul. Bersiap dengan para penembak jitu dan Jack sebagai satu-satunya sniper yang tetap berada di helikopter.

"Buka gerbangnya, Orion. Kita akan segera masuk."

"Baik, Master."

Tak menunggu lama, gerbang besi tinggi itu bergerak pelan kedalam.

"Gerbang telah terbuka, Master."

Suasana menegangkan kian terasa, beberapa dari mereka mencengram setir karena gugup sekaligus bersemangat.

Master Cheng menghirup napas dalam, ia siap menghabisi Jeff, ia telah siap.

Gerbang tinggi itu telah terbuka lebar, beberapa penjaga Markas memasang wajah bingung. Tidak ada perintah membuka gerbang dan tidak tampak ada yang akan keluar Markas.

Beberapa detik setelahnya, wajah bingung itu berganti wajah panik. Markas telah diserang.

"SERAAAANG!!"

Teriakan Master Cheng menjadi awal pergerakan mereka.

Mereka semua melajukan mobil jib mereka memasuki Markas Keluarga Paul.

Derum mobil mereka terdengar keras, seperti menyimbolkan semangat mereka yang membara.

Orion dan Ran tetap dimobil Noah, sementara si pemilik mobil telah menumpang jip anggota lain, bersiap dengan pisau dan pistolnya.

Dari kejauhan, tampak para anggota Keluarga Paul berjatuhan.

Para sniper telah bergerak. Tembakan mereka tepat mengenai kepala atau jantung mereka. Membuatnya tergeletak seketika tanpa tau apa yang membunuh mereka.

Master Cheng dan rombongan akhirnya memasuki halaman depan Markas Keluarga Paul.

Mereka dihujani peluru yang berasal dari para anggota Keluarga Paul.

Master Cheng dan para rombongan berhamburan turun. Balas menembak, atau bertarung tangan kosong.

"C'mon! Move! Move! Move!"

Anak buah Gangster Nakamoto bergerak bersama senjata tajam nya, bergerak cepat menebas siapa saja yang menghalangi mereka.

MURDER || NCT ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang