Chapter 27.

1.5K 131 7
                                        

"Kenapa menatap ku seperti itu Hyung? Apa pakaian ku jelek?" Mark yang menatap nya seperti itu membuat dia sedikit tak nyaman lebih tepatnya takut penampilan nya sangat jelek"
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Jangan lupa vote dan komen ya. ❤️

Mark menggeleng dengan cepat, yang benar saja! Mark akui penampilan haechan memang sederhana tapi sudah Mark bilang kan sebelumnya? Haechan itu akan terlihat cocok dan menggemaskan memakai pakaian apa saja.

Mark menggeleng dengan cepat, yang benar saja! Apa haechan sedang bercanda??? Mark akui penampilan haechan memang sederhana tapi sudah Mark bilang kan sebelumnya? Haechan itu akan terlihat cocok dan menggemaskan memakai pakaian apa saja.

Dibanding haechan, Mark bahkan penampilan nya lebih sederhana. Hanya celana jeans panjang berwarna (aku gak tau warna celana nya itu apa dan jenis celana Mark apa jadi aku asal asalan aja) dipadukan dengan kaos hitam tak lupa dengan sepatu Vans. (Anggap aja Mark gak pake masker ya). Dan jangan lupakan bahwa sesampainya di rumah haechan tadi Mark langsung masuk untuk Mengganti baju nya, karena Mark kadang menginap disini sehingga baju Mark ada dalam satu lemari milik haechan, jangan ditanyakan siapa yang mencuci nya...sudah pasti si beruang kita.

"Tapi Hyung melihat ku seperti melihat apa saja!" Haechan berdumal sembari berjalan mendekati Mark menatap nya kesal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tapi Hyung melihat ku seperti melihat apa saja!" Haechan berdumal sembari berjalan mendekati Mark menatap nya kesal.

"Hyung melihat mu karena kau sangat manis bear" Mark mencubit kedua pipi haechan, memang tak si herankan lagi benih milik seo ini, bahkan Mark akui Mae/mama nya haechan juga imut tapi tak mommy nya tetap paling imut kok!

"Jangan menggodaku Hyung, tak mempan" ledek haechan sembari memeletkan lidah nya ke arah Mark, Mark hanya terkekeh geli karena tingkah sang kekasih.

"Eoh Hyung?" Tanya haechan sambil berjalan ke luar rumah mengikuti Mark dari belakang. "Hmm ada apa?" Jawab Mark, setelah mengunci dan memastikan rumah nya aman sentosa mereka berdua sudah berada di dalam mobil "tadi Hyung menelpon siapa?" Mark mulai menjalankan mobilnya "ah itu tadi hendery yang menelpon Hyung"

"Kenapa?"
"Dia mengajak Hyung untuk berkumpul bersama bear"

Haechan menganggukan kepalanya, Mark? Tentu saja melihatnya dia bahkan selalu melirik ke arah haechan yang bagaikan anak bocah 5 tahun, bayangkan saja dia hanya diam cuman menatap ke arah depan! Ck, meruntuhkan imam saja.

Hendery dkk POV.

Telpon mark untuk kesini, kita sudah lama tidak berkumpul. Ucap Dery dihadiahi tatapan aneh dari sungchan dan jungwoo.

Plakk!

"Kenapa kau memukul ku sialan?" Umpat hendery sambil mengelus kepalanya, sial pukulan sungchan tak main main! "

"Kau ini memang bodoh atau hanya pura pura bodoh?" Sarkas sungchan, dia heran apa alasan dia bisa bisa nya berteman dengan bentukan seperti hendery?

"Memang nya aku salah apa?" Tanya Dery membuat jungwoo dan sungchan menggeleng maklum.

"Terserah aku cape meladeni orang geser sepertimu" sungchan sudah pasrah jika hrus berhadapan dengan hendery seakan tiada habis nya jika harus berdebat dengan hendery.

"Ck, kau sudah menelpon Mark?" Tanya Dery ke jungwoo yang hanya diam sembari meminum Coca cola nya. "Tidak, hp ku sedang di cas" hendery memutar malas matanya lalu menatap sungchan "kau? Kenapa tidak menelpon Mark?" Tanya hendery sedikit sarkas, masih kesal karena nyeri di belakang kepalanya masih terasa.

"Kenapa bukan kau saja bodoh? Kau ini suka sekali ya menyusahkan orang lain?"

Astaga! Bukan sungchan saja yang prustasi memiliki teman seperti ini ternyata Dery ikut prustasi mempunya teman bentukan sungchan oh jangan lupakan jika Mark dan Jeno ada mungkin semakin prustasi dia. Dengan secara terpaksa dia merogoh ponsel nya, mendeal nomor Mark.

"Ada apa der?" Tanya Mark tanpa basa basi.

"kau ini, tidak bisakah kau langsung to the point? Basa basi bisa kan?

"Katakan saja jangan bertele-tele, sejak kapan kau bertele tele seperti ini? Jika itu sungchan mungkin aku akan maklum dengan sikap nya.

"sialan, aku sungchan dan jungwoo sedang berkumpul di apartemen jungwoo, apa kau tidak sibuk? Kami ingin kau kesini juga"

"Ah bilang kepada mereka aku tak bisa ikut, ada urusan penting"

" Sejak kapan juga kau punya urusan penting? Bukan kah Jungwoo hanya urusan penting mu Mark?"

"Jangan banyak tan-"

"Halo?"
"Halo Mark?"

"Ck, Mark sialan bisa bisanya dia mematikan telpon dari orang tampan seperti ku" Dery menggerutu kayaknya orang gila karena Mark mematikan sambungan nya sebelah pihak mana dia belum menyelesaikan ucapannya.

Dery menatap kedua tema nya hendak ingin menjelaskan namun di sanggah terlebih dulu oleh sungchan.

"Kau tidak perlu menjelaskan nya aku bahkan sudah mendengar dengan jelas" ucap sungchan santai.

"Kau bahkan tidak ada bedanya dengan Mark, sama sama menyebalkan"

"Apa kau tau dia sibuk apa?" Tanya jungwoo setelah dia dari tadi diam saja menikmati perkelahian teman nya, sudah biasa baginya.

"Aku tak tau, tapi sebelum mematikan telpon nya aku mendengar seseorang memanggil Hyung " hendery ikut meminum Coca cola nya. Mendengar perkataan hendery membuat jungwoo imut berpikir siapa yang sedang bersama Mark.

"Ahh segar nya, oh tapi suara tadi sangat mirip dengan suara haechan...bukan mirip lagi tapi sepertinya dia memang benar benar bersama haechan, ck pantas saja dia bilang sesuatu yang penting dia bersama si gemes haechan ternyata, aku kira hanya jungwoo yang menjadi urusan penting nya" hendery sekali lagi hanya bicara sendiri beda dengan sungchan yang sengaja menulikan pendegaran nya "kau ini bicara apa? Aku tak sepenting itu" ucap jungwoo santai, beda dimulut beda lagi dihati Jungwoo menunduk meremas ujung bajunya, tak di pungkiri dia sedikit iri dengan Mark haechan. Mungkin dia benar benar sudah tak ada kesempatan, meneguk Coca cola nya sampai tandas,. mengerenyitkan dahi nya merasakannya sensasi dari Coca cola yang sedikit menyengat tenggorokan.

Hendery dkk POV end.

Yuk guys di pencet bintang nya ★ biar aku makin semangat ngetik. Sekarang aku ngetiknya sudah 700+ kata, dulu cuman 500+ karena ini untuk kalian yang selalu sedia baca cerita absurd aku.

TBC.

[!¡] Can i? - Markhyuck.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang