Haechan yang ditanya lantas menjawab, sekali lagi tanpa melihat Mark karena dia sedang mencuci piring.
"Eomma dan appa ke Thailand, nenek sedang sakit" jelas haechan.
Tidak ada jawaban dari Mark membuat haechan mendegus, namun seketika ada kedua tangan yang melingkar di pinggang nya. Membuat haechan terkejut kemudian memilih untuk diam karena dia tahu siapa pelakunya.
"Bear..."
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
"Bear..." Ucap Mark sambil menaruh kepalanya di pundak haechan.
Selesai mencuci piring haechan Berbalik dan menghadap ke Mark yang masih setia memeluk pinggangnya.
Tangan nya terulur untuk mengusap pipi Mark - rahang yang tegas kemudian beralih mengusap kedua mata yang tajam dan lembut dalam waktu bersamaan, selanjutnya mengusap kedua alis yang mirip camar itu dan terakhir ke bibir yang cukup pucat itu, fokus haechan sekarang berada di mata Mark yang juga menatapnya.
Mark yang di perlakukan seperti itu hanya diam saja memilih untuk menikmati kegiatan haechan.
"kau..." Haechan menjeda ucapannya "kau mengingkari janjimu, apa Hyung ingat?" Tanya haechan yang menatap sendu ke arah mark.
Menghela nafas, Mark memeluk erat haechan dan menyembunyikan kepalanya di ceruk leher haechan "maaf" hanya itu yang Mark ucapkan.
Hanya diam yang bisa haechan lakukan.
"Hmm...Hyung tidak pulang? Kau bahkan belum mengganti bajumu" ucap haechan karena saat ini mood haechan sudah buruk.
"Bolehkah Hyung menginap, Hyung merindukan mu" Tanya Mark dengan suara yang tidak jelas karena masih nyaman di posisinya.
"Tolong...jangan seperti ini Hyung, aku masih ingin marah dengan mu tapi kata kata mu selalu membuat ku Luluh" batin haechan.
"Baiklah, jangan lupa menelpon eomma dan appa untuk izin" jawab Haechan sambil mengelus punggung Mark.
"Hyung mending mandi sana, Hyung bau keringat" canda haechan.
"tidak mau, aku masih ingin seperti ini" Mark makin mengeratkan pelukannya dan makin membenamkan wajah nya, haechan yang diperlakukan seperti ini sekali lagi hanya pasra"
Hembusan nafas menyentuk kulit leher haechan, membuat haechan bergidik. Tidak tahuka Mark kalau saat ini haechan mati Matian agar tidak mendorong Mark, karena dia benar benar merasa geli.
KAMU SEDANG MEMBACA
[!¡] Can i? - Markhyuck.
Short StoryC O M P L E T E !¡ ⚠️. AKAN DI REVISI Lee donghyuck atau sering disapa Haechan yang harus mengalah dengan sahabat Mark yang merupakan orang terpenting Mark juga. #2 in markjung ( 19/3/2022) #4 in bxb ( 20/3/2022)
![[!¡] Can i? - Markhyuck.](https://img.wattpad.com/cover/276258250-64-k4776.jpg)