chap 27

42.8K 3.2K 90
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.














Keesokan harinya

Dita bangun siang karena memang hari ini Minggu jadi libur
Dita memilih bangun siang kemudian barulah melakukan kegiatan seperti biasanya

"Tok tok tok aza bangun dong Abang mau bicara" ketuk Raffa di depan kamar Dita sudah dari satu jam yang lalu

Tapi Dita masih tidak membuka pintunya

Kemudian keluarlah Dita dari kamarnya dengan pakaian olahraga nya tanpa melirik ke arah Raffa seolah orang yang berdiri di depan pintunya adalah patung Alisa bukan orang

"Dita Abang mau bicara" ucap Raffa sambil mencekal tangan Dita.

Ternyata eh ternyata malah tangannya dipatahkan oleh Dita dan Dita melanjutkan jalannya yang tertunda.

" Argh " teriak Raffa kemudian kembali mengikuti Dita ke ruang gym tanpa memperhatikan rasa sakit pada tangannya yang sakit.

" Dita Abang mohon maafin Abang" ucap Raffa memohon kepada Dita sambil menahan rasa sakit ditangannya
Tapi dia bertingkah seperti tidak apa apa
Tapi Dita masih tidak merespon.

Sampai di ruang gym Dita menggunakan earphone dan mendengarkan lagu tanpa peduli dengan raffa yang terus mengikutinya dan memohon maaf kepadanya.

Karena tidak dihiraukan Dita Raffa keluar dari ruang gym .

"Apa tanya bi Ina masakan apa yang disukai Dita sapa tau dengan masak masakan Kesukaan nya Dita, dita bisa maafin gue" batin Raffa

Tok tok tok

Keluarlah bi Ina dari dalam kamarnya

"Iya den ada yang bisa dibantu? Aden lagi nyari pelayan Aden kah?" Tanya bi Ina

"Masak Dita" ucap Raffa sambil menggeleng kan kepalanya

Raffa bisa ngomong panjang jika sama Dita tapi kalau orang selain Dita ngomongnya singkat .

"Non Dita minta dimasakin den?"
Tanya bi Ina agak bingung dengan jawaban Raffa

"Masakan favorit Dita" ucap Raffa sedikit kesal

Orang kalo ngomong yang jelas ia gak sih?" Author juga gak paham kalo ngomong gitu

"Non Dita minta dimasakin masakan favorit nya?"tanya bi Ina lagi

"Ajarin" ucap Raffa lagi

" Oh Aden minta ajarin masak masakan favorit non Dita? Tanya bi Ina yang merangkai kata-kata Raffa dari swal

Raffa hanya mengangguk tanda bahwa yang diucapkan bi Ina benar

"Orang disini kok gak da yang normal sekarang ngomong kok singkat singkat semua gak non Dita gak den raffa sama aja
Memang kenapa kalau ngomongnya panjang sedikit? Lagian gak bayar juga kan kalo ngomong nya panjang?
Nasib-nasib masalah nya kan kita mana bisa langsung paham perkataan mereka, apalagi pas awal-awal non Dita jadi singkat ngomongnya aduh untung sekarang udah sedikit paham sama perkataan non Dita" batin bi Ina sambil mengangguk

Ice Girl [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang