Didalam sebuah kamar bernuansa putih terbukalah mata seorang gadis dengan pandangan datarnya melihat sekeliling
chitt..pintu kamar rumah sakit gadis tersebut terbuka menampilkan wanita paruh baya dengan baju pelayannya
" non sudah bangun ?"
gadis i...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti kata pepatah Sepandai pandainya tupai melompat Pasti akan jatuh juga
Tapi pepatah itu gak berlaku buat Dita karena dia memang sengaja meninggalkan bukti sedikit agar aj dkk tau bahwa ia adalah orang anonim yang mengirimkan informasi Alasannya biar seru aja kalau mereka tau biar lebih menantang lagipula semua lalat sudah di urus tinggal protagonis pria saja lagi
Seperti yang diharapkan aj dkk segera tau kalau orang anonim adalah Dita tapi masih lambat menurut Dita Untuk raffa masih di Inggris ditinggal sama Dita dia
Saat Dita sedang asyik bersantai di depan tv sambil memakan cemilan nya yang tidak lain wortel Ting tong Suara Bell dirumahnya berbunyi Saat membuka pintu terlihat Aj, Dika dan Reno berdiri di depan rumahnya dengan raut wajah yang sangat rumit.
Dita yang sudah mengira mereka akan datang membukakan pintu lebar Aj dkk langsung masuk dan duduk di ruang tamu Karena Dita baik jadi dibuatlah minum untuk mereka Kemudian Dita duduk di kursi singel di rumah itu dan menatap mereka dingin Yang dibalas tatapan dingin juga oleh aj
Dika yang merasa dua orang di depannya gak akan memulai pembicaraan jadi dia berinisiatif untuk memulai Nanti malah adegan tatap tatapan aja yang ada
"Dita kita kesini mau konfirmasi. Yang kirim info kejahatan Tasya dan mamanya itu Lo kan?" Tanya Dika
"Ya" jawab Dita
Dika sedikit kaget karena ia tidak menyangka Dita akan langsung mengaku Padahal ia sudah menyiapkan kata-kata untuk membuktikan kalau Dita gak ngaku Tapi ini
"Berarti Lo juga yang kirim info tentang keberadaan papa aj kan?" Reno ikut bertanya
Dita mengangguk
Aj yang melihat Dita mengangguk pun langsung merespon "Lo tau papa gue dari mana?" Tanya Aj
Dita hanya mengangkat bahu
"Gue udah cari bokap gue dari dulu tapi gak da petunjuk sedikitpun Kalau Lo gak ngasih gue petunjuk gue gak bakalan dapat info keberadaan bokap gue walaupun bokap gue udah gak di tempat yang Lo kasih tau Setidaknya gue masih punya harapan. Gue juga udah cari petunjuk lainnya tapi masih belum dapat" ucap aj panjang lebar
"Bodoh" ucap Dita santay
Dika dan Reno yang mendengar ucapan Dita kaget setengah mati Ne orang berani banget bilang aj bodoh kalau ngamuk bisa berabe pikir mereka Mereka sudah menunggu aj bakalan ngamuk tapi yang mereka tunggu gak terjadi Dan juga sudah berkeringat dingin takutnya ntar terjadi duel lagi Malah hal yang terjadi selanjutnya
"Gue tau gue anak yang gak berguna, gue bodoh gue gak bisa bantu nyokap gue coba kala gue gak lemah gue pasti bisa nyelamatin nyokap gue dan karena kebodohan gue nyokap gue jadi korban andai gue gak kemakan omongan orang brengsek itu . Nyokap gue gak bakalan meninggal dan papa gak bakalan ninggalin gue sendiri. Andai semuanya bisa kembali ke masa itu gue pasti gak bakalan biarin kejadian itu Tapi itu semua gak mungkin" curhat aj tanpa sadar air mata menetes dari mata nya
Dika dan Reno shock dengan kejadian di depan mereka Bos yang biasanya tegas, dingin,kejam dan jarang bicara sekarang menangis di depan mereka terlihat sangat rapuh dan menderita Selama ini aj tidak pernah menunjukkan kelemahannya di depan orang lain Tapi ini di depan Dita ia menceritakan kepedihannya bahkan menangis
"Jadi gue mohon sama Lo dit kalau Lo tau dimana bokap gue, tolong kasih tau gue? Gue mau ketemu sama bokap gue banyak yang gue mau tanyain ke dia. Kalaupun bokap gue udah gak da gue juga mau liat kuburan nya kalau masih hidup gue mau tau dia hidup kayak gimana" ucap aj sambil duduk dilantai memohon kepada Dita
"Huft" Dita hanya menghela nafasnya kemudian naik ke kamarnya mengambil i pad nya Kemudian menyerahkan kepada Aj Sedangkan aj, Dika dan Raffa melihat kemanapun Dita bergerak pastinya dengan raut wajah bertanya kepada Dita Karena memang ia langsung meninggalkan mereka tanpa ada respon apakah ia tau apa nggak
Dita yang melihat aj masih menatap nya dengan bingung menyodorkan kembali i padanya kepada Aj
Aj yang tersadar pun langsung menyambar i pad ditangan Dita dan membukanya Terlihat disana info tentang keberadaan papa nya dari tempat yang ia selidiki kemaren sampai beberapa tempat Terlihat papanya berpindah pindah tempat setiap tahun di tanggal kematian ibunya sampai terakhir setahun yang lalu ia berada di sebuah pulau kecil yang ada di dekat Indonesia yang sepertinya tidak berpenghuni Aj yang melihat info itu langsung keluar dari rumah Dita dengan tergesa-gesa dengan membawa i pad Dita dan tanpa perduli dengan temannya
Dika dan Reno yang tiba -tiba ditinggalkan oleh aj di tempat Dita termenung sesaat dan kemudian menatap Dita Sedangkan Dita menaikkan sebelah alisnya kepada mereka
"Eh karena Aj udah pergi kita juga pamit ya dit" ucap Reno sedikit malu sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal
"Eh ia permisi" ucap Dika sedikit canggung Kemudian mereka juga berlalu keluar dari rumah Dita
Sedangkan Dita hanya mengangkat bahu acuh dan kembali menonton tv nya
Aj yang sudah mendapatkan info keberadaan papa nya dari Dita pun langsung pergi ke tempat itu menggunakan helikopter pribadi nya Sekitar dua jam helikopter mendarat dengan selamat di pulau itu terlihat pulau itu sangat sepi karena memang pulau itu tidak terlalu besar hanya 2x lapangan bola sepertinya ada rumah pohon disana
Aj yang melihat rumah pohon langsung menuju rumah pohon itu terlihat debu di situ sepertinya sudah lama tidak dibersihkan Di sudut ia melihat sebuah peti setelah dibuka ternyata papanya yang berada di situ Aj yang shock mengetahui papanya telah tiada pun menangis disitu terlihat papanya menggunakan pakaian formal yaitu pakaian saat ia menikah dengan ibunya dimana ditangannya terdapat foto sang ibu dan sebuah buku Sepertinya ayahnya sengaja bunuh diri
Aj yang penasaran dengan buku di tangan ayahnya pun mengambil bukunya dan membacanya Terlihat dari tulisan dibuku tersebut bahwa papanya sangat menyayangi aj dan ibunya ia pergi karena ia merasa tidak pantas menjadi seorang ayah karena tidak bisa melindungi keluarganya Ia berusaha untuk melepaskan semua rasa bersalah nya dengan pergi keberbagai tempat tetapi jika telah sampai di tanggal istrinya meninggal ia akan mulai mengingat kejadian hari itu sampai ia ingat tentang pulau yang memang ia beli dengan istrinya yang akan ia tinggali saat sudah pensiun yaitu pulau yang saat ini berada Mereka berdua pernah berjanji untuk tinggal disini sampai ajal menjemput Dan akhirnya ia membawa abu ibu aj yang berada di dalam guci disamping kepalanya dan ia kemudian meminum racun Dan terakhir catatannya ialah 1 hari yang lalu dapat disimpulkan ayahnya bunuh diri 1 hari yang lalu dan tubuh ayahnya memang sudah membusuk tetapi tidak terlalu tercium karena bau lilin formalin yang sangat banyak di rumah pohon itu Dan Aj yang memang sudah tidak peduli dengan baunya
Aj yang sudah tau keberadaan ayahnya pun menguburkan ayah dan ibunya di samping rumah pohon dibantu oleh bodyguard yang dari tadi bersamanya Ia sangat berterima kasih kepada Dita yang telah memberi tahunya Rasanya batu besar telah diangkat dari punggungnya Walaupun ia sedikit menyesal tidak mengetahui
Jangan lupa vote bah 👍
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.