Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

07. Pertemuan Pertama

14.9K 1K 126
                                        

⚠️ BACA ARKAN SEBELUM BACA INI ⚠️AGAR TERHUBUNG DAN MENGERTI ALUR CERITA ARKAN 2 INI, MOHON DITAATI

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

⚠️ BACA ARKAN SEBELUM BACA INI ⚠️
AGAR TERHUBUNG DAN MENGERTI ALUR CERITA ARKAN 2 INI, MOHON DITAATI

MOHON SPAM VOTE DAN SPAM COMMENTNYA YAA, JANGAN BACA DOANG YAA SAYANG-SAYANGNYA ARKAN

KALIAN MALES VOTE DAN COMMENT?? AKU MALES UPDATE PART BERIKUTNYA!

𖥔 ࣪˖ Thantophobia: The Phobia Losing Someone You Love. Translate: (Phobia Kehilangan Seseorang Yang Kamu Cintai) 𖥔 ࣪˖

***

Arkan terbangun masih dalam tangan terborgol pada pagi yang indah menurut orang lain dan sayangnya dia tidak menyukai hari itu.

Rafael yang sedang bersiap-siap itu berjalan mendekati Arkan lalu membuka borgol pada tangan Arkan lalu kembali melakukan aktivitas sebelumnya yaitu bercermin.

"Siap-siap cepetan, kita harus masuk lebih awal supaya bisa latihan basket" titah Rafael dan diangguki Arkan lemah.

Arkan keluar kamar mandi dengan lemas, tak ada semangat yang ada dan memakai seragam sekolah dibalut dengan hoodie hitamnya.

Arkan melirik sekitarnya. Ah, Rafael sudah turun lebih dulu darinya. Arkan keluar kamarnya lalu berjalan turun melewati tangga mansionnya.

"Kemarin si Arkan beneran vidcall sama Nay-"

"Pagi Arkan" sapa Azura dan hanya mendapatkan anggukan kepala dari Arkan.

"Lo dapet dari mana nomor si Nayara?" Rafael bertanya sambil memakan makanannya.

"Jangan jadi bego deh" Azura mendecak sebal karena sifat bego sahabatnya.

"Bercanda njir, iya dah sikret" pasrah Rafael ketika mendapat tatapan tajam dari Azura dan Azura tersenyum kemenangan.

"Lo pada ngomongin apaan dah? pake secret segala macem" tanya Arkan penasaran membuat sang sahabat tertawa kecil.

"Adadeh.. nanti lo tau sendiri" ucap Alvaro santai membuat Arkan semakin dilanda penasaran.

Arkan mengangguk lalu menatap lauk pada meja makannya. Arkan tak selera untuk memakan makanan yang sudah disiapkan oleh mereka.

Azura menatap Arkan bingung lalu menatap Arkan dan lauk makanannya secara bergantian dan paham apa yang ada dipikiran Arkan.

"Gue lupa lo gak suka sayuran, so.. lo mau makan apa? cepet, biar gak telat" tanya Azura namun hanya mendapat gelengan dari Arkan.

THANTOPHOBIA || ARKAN 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang