18. Keputusan Nayara

12K 848 30
                                        

⚠️ BACA ARKAN SEBELUM BACA INI ⚠️AGAR TERHUBUNG DAN MENGERTI ALUR CERITA ARKAN 2 INI, MOHON DITAATI

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

⚠️ BACA ARKAN SEBELUM BACA INI ⚠️
AGAR TERHUBUNG DAN MENGERTI ALUR CERITA ARKAN 2 INI, MOHON DITAATI

MOHON SPAM VOTE DAN SPAM COMMENTNYA YAA, JANGAN BACA DOANG YAA SAYANG-SAYANGNYA ARKAN

𖥔 ࣪˖ Thantophobia: The Phobia Losing Someone You Love. Translate: (Phobia Kehilangan Seseorang Yang Kamu Cintai) 𖥔 ࣪˖

***

Nayara melipat wajahnya murung. Dirinya terus terpikirkan hal sebelumnya yang membuat dirinya sebal dan muak kepada lelaki yang kini sedang tertidur akibat kecapekan berlari-larian saking bahagianya dengan anggukan Nayara itu.

Nayara yakin, dirinya dijebak oleh Arkan agar dirinya mengangguk untuk pertanyaan yang membahas tentang lamaran tadi yang sempat Nayara tolak sebelumnya.

Kini sekarang malah akan menginap dimansion Arkan akibat suruhan Leo, papa dari Nayara dan hal itu justru membuat Nayara lebih kesal lagi.

Arkan bergerak tak nyaman dan terus mencari posisi nyamannya dan tak kunjung berhenti dari menit-menit berikutnya. Nayara hanya memandangi itu tanpa berniat membantu.

Hingga Arkan merintih dan mengeluarkan air matanya saking tidak nyamannya dengan posisinya sekarang ini. Nayara yang mendengar rintihan Arkan itu panik dan tidak tau berbuat apa-apa karena memang dirinya tidak tahu harus berbuat apa jika seperti ini.

Nayara membawa Arkan kedalam pelukan hangatnya dan tiba-tiba rintihan dan tangisan Arkan sudah tidak terdengar lagi akibat pelukan hangat Nayara, gadis yang Arkan cintai setelah ibu dan kekasih dulunya yaitu Ana.

Arkan kembali tertidur pulas dengan memeluk pinggang Nayara dengan kedua tangannya. Nayara melepaskan pelukannya perlahan lalu berdiri dari tidurnya itu dan duduk disofa kamar milik Arkan yang cukup besar itu.

"Gue baca buku aja deh, gabisa tidur" gumam Nayara pada dirinya sendiri. Nayara menekatkan niatnya untuk membaca buku milik Arkan.

Nayara menelusuri rak buku Arkan lalu dirinya terhenti ketika melihat buku berjudul I HAVE ANXIETY itu lalu mengambil buku tersebut dan berniat membaca buku milik Arkan.

"Buku ini cuman berisi gambar saja yang memerintahkan pembaca untuk melakukan apa yang disuruh?" tanyanya pada diri sendiri.

"Huh? Segabut apa lelaki itu melakukan hal ini sampai semua halaman juga sudah dikerjakan?" ucap Nayara membalik-balikan buku tersebut.

"Arkan gak punya buku lain gitu selain ini? bosen banget, coba gue gak nginep, pasti gue udah tidur!" Nayara ngedumel dengan suara pelan.

"Ehh.. Anxiety?" batin Nayara.

"Nayalaaaa?!!" terdengarlah suara panggilan dari Arkan yang memanggil namanya membuat Nayara semakin pusing dan kesal.

"Apaan?" ketus Nayara duduk dibibir tempat tidur menatap Arkan yang kini hendak mengeluarkan air matanya, terlihat dari bibirnya yang bergetar.

THANTOPHOBIA || ARKAN 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang