Siang hari dirumah keluarga dahyun.
Sana bangun terlambat
Sana terbangun dari tidurnya dengan mata panda dan badan yang sakit.
Sebab ia harus tidur disamping ayunan Zakito yang semalam menangis dan sulit tidur untunglah sekarang anak itu sudah tidur.Sana pun bangkit dari duduknya dan menuju kamar mandi.
Ia pun mandi setelah itu turun.
Saat turun ia melihat pintu ruangan kerja dahyun terbuka, ia pun menuju ruangan itu yang ternyata ada dahyun yang sedang fokus melihat laptopnya.
"Eh sudah bangun"ucap dahyun menyadari Sana didepan pintu.
"Iya"jawab Sana.Sana pun masuk menghampiri dahyun.
"Kamu gak berangkat kekantor"tanya Sana.
"Aku kerja dari rumah, takut kamu nanti kecapean"jawab dahyun.Dahyun melihat wajah capek Sana.
"Zakito belum bangun"tanya dahyun.
"Belum, mungkin karena semalam dia kebangun terus jadi sekarang tidur"jawab Sana.
"Capek banget ya"tanya dahyun.
"Iya, tapi gak papa"jawab Sana.
"Yaudah sekarang mau dimasakin apa"tanya dahyun.
"Mau sop yang bikin segar"jawab Sana.
"Oke, ayo kedapur"ajak dahyun.Dahyun pun berjalan kearah dapur diikuti Sana dibelakang.
Sesampainya didapur.
Dahyun mulai mencari bahan yang dibutuhkan untuk membuat sop.Sedangkan Sana duduk didepan dahyun yang sedang memasak.
"Kamu gak kerja"tanya dahyun.
"Aku udah izin cuti"jawab Sana.
"Ohh, istirahat aja selama cuti"ucap dahyun.
"Yang jagain Zakito siapa"tanya Sana.
"Kan ada aku"ucap dahyun sambil memasukkan bahan bahan.
"Oke"ucap Sana.
Dahyun pun tersenyum."Sabar sebentar lagi jadi"ucap dahyun.
"Iya"jawab Sana.
"Kenapa ya waktu kita latihan jadi orang tua mudah, kok sekarang sulit"tanya dahyun.
"Karena ini realiti nya"jawab Sana.
"Hah sulit"ucap dahyun.
"Mestinya aku yang bilang begitu"ucap Sana.
"Hahaha"ketawa dahyun.Dahyun pun selesai memasak dan langsung menghidangkan nya dimeja makan diikuti Sana yang langsung duduk.
"Kamu makan dulu aku liatin Zakito"ucap dahyun.
"Iya, tapi bisa kan"ragu Sana.
"Bisa kan kita latihan bareng, dan kata pelatih aku lumayan"jawab dahyun.
"Okelah"ucap Sana mulai makan.Dahyun pun naik keatas.
Saat ia membuka pintu Zakito langsung menangis dahyun lalu buru buru mengendongnya.
"Cup cup cup kenapa anak papa"ucap dahyun menenangkan Zakito.
"Oeeek oeeek"Zakito tetap menangis.
"Kamu poop ya"ucap dahyun.Dahyun lalu memeriksa popok Zakito dan benar saja ternyata anak itu poop dahyun pun segera membawanya untuk berganti popok.
Walau ini kali pertama dahyun mengganti popok anak pertamanya namun ia sudah terbilang mahir.
Sebab waktu itu ia sudah mempersiapkan diri dengan mengikuti latihan selama 2 bulan bersama Sana.
Setelah itu dahyun menaruh Zakito yang setengah telanjang di meja ganti.
Ia mencuci tangannya setelah itu menghampiri laci tempat Sana menyimpan popok Zakito.
Setelah membawa popok dan celana dahyun pun kembali ketempat Zakito berbaring, ia pun dengan cekatan memasangkan popok kebadan putranya itu.
"Anak papa udah bersih"ucap dahyun menggendong dan mencium Zakito.
"Ayo kita turun dan ikut mama"ucap dahyun.
Mereka pun turun.

KAMU SEDANG MEMBACA
the psychologist saida season 2 (END)
Science Fictionmasih sama cuma bedanya pada punya anak baca season 1 dulu biar paham hehehe