‼️WARNING‼️
Terdapat kata-kata kasar di dalamnya. Jadi, dimohon untuk bijak dalam membaca. Ambil bagian yang baik, dan belajar dari keburukannya untuk tidak ditiru.
_______________________________
"Bahkan semesta pun tidak akan pernah menduga jika...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
____________________
Langit gelap membungkus langit kota, bintang-bintang menaburi angkasa, hingga bulan pun bersinar tak kalah terangnya. Saat itu, Kania baru saja selesai menunaikan shalat Isya dan segera meraih handphone miliknya.
_____IIS (Ica Istri Samsudin)_____
Asin: - eh Kania besok jalan jalan kuy
Rara: - aku ikutt!
Asin: - iya iya, entar bareng bareng - tenang gw traktir ya Kan
Kania: - beneran nih? - atas dasar apa kok bisa sampe neraktir gitu wkwkwk
Asin: - ada deh
Rara: - oh aku tau, pasti dapat uang jajan dari ayah kamu kan?
Asin: - hooh tenan
Kania: - wihh tau aja nih si Rara
Rara: - iya aku kan punya mata ikan - eh mata batin
Asin: - xixixixi ngakak abies
Kania: - apa sih dek kriuk banget
Rara: - ih gitu! Aku betmut nih
Asin: - betmut apaan? Ga paham gw
Kania: - badmood
Rara: - nah itu...
Asin: - makannya nulis yang bener dek
Rara: - gatau ah pokoknya mah kesel sama Nisa!
Asin: - yaudah, ga jadi di ajak besok
Rara: - yaudah ga jadi
Asin: - yang bener nih...
Rara: - betmut nya ga jadi
Kania: - WAKAKAKAK - ada aja tingkahnya nih bocah
Asin: - wkwkwk mana off lagi, malu ga tuh
Kania: - dah ah mau nge drakor
Asin: - syap, Babay
__________
Percakapan pun berakhir, Rara sengaja mematikan data wifi-nya karena merasa malu. Sedangkan Kania kini sedang merebahkan badannya di kasur empuk yang berbalut seprai warna putih tulang. Sekarang ia sedang menatap langit-langit kamar, seketika senyuman di salah satu sudut bibirnya terangkat.