‼️WARNING‼️
Terdapat kata-kata kasar di dalamnya. Jadi, dimohon untuk bijak dalam membaca. Ambil bagian yang baik, dan belajar dari keburukannya untuk tidak ditiru.
_______________________________
"Bahkan semesta pun tidak akan pernah menduga jika...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
____________________
Suasana kamar Zaki kini menjadi hangat karena kedatangan ketiga sahabat sehidup, semati, seangkatan, sekelas, dan sefrekuensi-nya itu. Mereka berniat datang karena Zaki tidak diizinkan untuk bermain keluar untuk sementara waktu, karena itulah mereka berkunjung. Sebenarnya Nizar, Geri, dan Pandi sedikit merasa takut saat memasuki rumah Zaki, tapi ternyata mereka tidak terkena marah apapun. Justru, Nina menyambut mereka dengan hangat.
"Gue gak sabar mau camping" Geri berdialog dengan kondisi mengunyah makanan.
"Pacar Nabila gini amat" Nizar menatapnya jijik.
Zaki terkekeh. "Sedang menganalisa pada bagian mana daya tarik dari diri seorang Geri" ia mengelus-elus dagu dengan ujung jari.
"Parah lo, ganteng gini juga."
"Oh, jadi berharap diterima karena fisik?" Tanya Zaki dengan wajah serius.
Geri mengedarkan pandangannya, "ya enggak juga Ki. Lo mau jebak gue ya?"
Nizar dan Zaki saling menatap, kemudian tertawa secara bersamaan. "Becanda gue Ger" Zaki menepuk punggungnya.
Setelah itu ponsel milik mereka dikunjungi oleh notifikasi dari grup chat Xion.
_____Xion Gang_____
Ferry:
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.