Kini jam sudah mulai menujukan pukul 20.00, Naga sudah mulai merasa bosan disini rasanya ingin pulang dan merebahkan diri setelah seharian bekerja.
Naga melihat Greta yang sedang bermain game di ipad bersama adiknya.
Naga merotasikan matanya malas, "Gue mau pulang." Ucapnya, pada Greta tentu saja.
Greta mendongakkan kepalanya untuk melihat suaminya, "Sekarang?"
"Menurut lo." Ucap Naga kesal.
Greta berdecak, "Enggak usah ngegas dong."
"Lo beset."
Greta tak menjawab dan tak memperdulikan suaminya itu lagi, "Gab, Eta mau pulang dulu ya, nanti kesini lagi."
Gaby menoleh, "Janji kesini lagi?" Gaby mengacungkan jari kelingkingnya ke arah Eta-nya. Seperti biasa.
Greta tersenyum manis, "Promise!" Ucapnya mantap.
"Pamit sama mama dulu." Ucap Greta, meminta suaminya untuk mengikutinya kearah dapur untuk menemui mamanya.
Naga menurut, mengikuti Greta dari belakang.
"Mama, Eta pulang dulu ya, udah malem Naga mau istrirahat juga." Ucapnya menghampiri mamanya.
"Mau pulang sekarang?"
Greta mengangguk membenarkan, "Iya, Ma."
"Yasudah, hati-hati pulangnya. Jaga kesehatan kamu jangan capek-capek, sering-sering datang kesini ya." Ucap Maura pada Greta, mengelus kepala putri sulungnya dengan sayang.
"Jagain juga cucu mama ini, aduh gemesnya." Maura mengelus perut Greta yang sudah terlihat membuncit itu.
Greta hanya mengangguk dan tersenyum, "Salam untuk papa juga ya ma, bilangin maaf nggak nungguin papa pulang."
"Iya nanti mama bilangin."
"Saya permisi pulang dulu, tante." Ucap Naga pada ibu mertuanya, Maura.
"Iya, hati-hati ya bawa mobilnya."
Naga hanya mengangguk saja.
Jalanan yang padat di pukul segini mampu membuat Naga kesal, pasalnya ia tidak bisa mengendarai mobilnya dengan cepat.
"Awas aja kalo sampai macet." Gumamnya pelan sambil fokus mengendarai mobil barunya ini. Cie mobil baru.
Greta hanya diam memandangi jalanan yang cukup padat malam ini, sesekali ia melihat ke pinggiran jalan dimana banyak orang yang bersantai di trotoar.
Percayalah, itu hanya kelihatanya saja. Nyatanya pikiran Greta sedang berada dimana-mana, Greta masih menerka-nerka siapa perempuan yang ia lihat di ponsel Naga tadi.
Sial, kenapa dia jadi sekepo ini sekarang, ingin sekali menanyainya tapi pasti Naga akan marah.
Setelah lama menimbang akhirnya Greta memutuskan untuk bertanya. Persetan dengan Naga yang akan memarahinya nanti.
"Ga?"
"Hm." Sahut Naga malas.
Greta kembali ragu, karena respon Naga yang seperti enggan berbicara dengannya.
"Gue mau nanya."
"Apa."
"Hm, nggak jadi." Ucap Greta, akhirnya ia memutuskan untuk tidak menanyainya. Ah ada apa sih Greta sama diri lo. Cemburu lo nggak akan diperduliin sama Naga, Gre.
"Apasih gajelas."
"Gue mau tidur, nanti berenti di warung mie ayam pak Broto ya."
"Apaan lo ngatur-ngatur gue."
KAMU SEDANG MEMBACA
GRETA
ChickLitGabriella Greta Jackson, gadis berusia 24 tahun yang berakhir menikah dengan mantan kekasih adiknya, Gabriella Annastasya Jackson. Greta terpaksa menikah dengan Naga karena dijebak oleh pria itu sehingga Greta hamil. Sialnya, Naga menjebak Greta bu...
