[ WAJIB VOTE, KALO NGGA VOTE AUTHOR SLEDING ⚠️ ]
『"Jika seperti ini jadinya, kita impas bukan? Nyawa dibalas dengan nyawa."』
«-Lee Haechan
Katanya setiap perbuatan maka harus ada tanggung jaw...
Tepukan pundak membuat Haechan kembali membuka mata, iris coklatnya langsung menatap mata laki-laki yang kini ada di hadapannya.
"C'mon man" Kesal seorang laki-laki tinggi menyodorkan jaket milik Haechan yang tadi ada di meja "Aku tau aku tampan, jangan memandangku seperti itu"
"Sunbaenim" Gumam Haechan langsung menangkap lemparan jaket itu "Kau bisa ada di sin —"
"Pertama ku tanya kepada mu, kau melepas jaket mu di saat musim dingin seperti ini? Terlebih lagi ini di atap tertinggi gedung sekolah" Ujar pria yang sepertinya terlihat bukan orang Korea.
"Aku baru datang Sunbae" Ucap Haechan mengelak.
"Iki biriditingsinbi" Ejek laki-laki tersebut kemudian menatap Haechan "Hey bro, aku sudah melihatmu 20 menit di ambang pintu dan kau menutup mata. Perlakuan mu seakan memiliki beban yang sangat besar, ayolah ini baru awal mulia ujian"
"Sunbaenim—"
"Nama ku Wong Yukhei, harusnya kau mengenalku jika tidak —nama ku Lucas" Jelas Lucas sedikit tidak nyaman jika ada yang memanggilnya Sunbae.
Lucas dulunya bersekolah disini kemudian ia sudah lulus tahun kemarin dan saat ini ia kemari bersama teman-temannya yang lain hanya ingin berkunjung.
"Lucas Sunbae, masuk lah ini dingin" Haechan mempersilahkan agar Lucas masuk terlebih dahulu baru ia akan masuk.
"Siapa kau menyuruhku? Ayo masuk bersama, ujian mu sudah selesai bukan? Ku dengar dari dulu kau siswa terpintar di kelas"
"Ya, ujian ku sudah selesai"
"Kajja, masuk ke dalam." Ajak Lucas, laki-laki tinggi itu memakaikan jaket Haechan dengan sabar karena ia geram Haechan tak kunjung memakai jaket di udara yang semakin dingin "Ingin makan sesuatu yang hangat?"
"Tidak terimakasih Sunbae"
"Okay ayo ke kantin" Meski Haechan sudah menolak, tetap saja Lucas yang pada dasarnya teguh pendirian langsung menarik tangan Haechan.
Lucas bahkan menghela nafas kasar kala ia sentuh telapak tangan Haechan melebihi kata dingin pada umumnya.
"Tangan mu sudah seperti ini kau ingin mengelak" Gumam Lucas.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Winwin-ah!" Teriak Lucas memanggil salah satu temannya.
Sang pemilik nama tersebut melambai ke arah Lucas. Lucas pun dengan tangan yang masih menarik tangan Haechan menggeret bocah yang hanya bisa pasrah itu ke arah tempat Winwin.
"Ah kau H-haechan? Benar? Benar bukan Yukhei?" Tanya Winwin takut jika ia salah nama.
Melihat anggukan Haechan membuat Winwin menghembuskan nafas lega "Syukurlah jika benar, bagaimana sekolah mu selama ini? Tugas nya?"