👑 Reconciled

1.9K 208 20
                                        

Anne yang baru saja selesai membersihkan dirinya seusai kembali dari butik sejak setengah jam lalu baru berani mendekati Jeno yang ada di ruangan home theater-nya malam itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Anne yang baru saja selesai membersihkan dirinya seusai kembali dari butik sejak setengah jam lalu baru berani mendekati Jeno yang ada di ruangan home theater-nya malam itu. Ia dapati putranya itu tengah menikmati film di layar cukup besar di depannya sambil sesekali tertawa.

"Enjoy the movie?" pertanyaan Anne sukses mengalihkan atensi Jeno.

"Hai, Bunda." Jeno hendak beringsut duduk namun segera ditahan oleh ibunya itu. Ia lantas mengurungkan niatnya untuk duduk.

Anne mengambil duduk disebelah Jeno yang berbaring di sofa bed-nya itu. Dengan selimut sedikit tebal yang membungkus sebagian dari tubuhnya. Ia dapati sebuah jarum infus menancap apik di punggung tangan putranya itu. Cairan infusnya tampak masih terisi penuh. Sepertinya memang baru dipasang.

"It's ok, Bunda. Jeno cuma dehidrasi. Kata Dokter Leo cuma butuh satu kantung," Jeno berujar ketika mendapati wajah khawatir ibunya.

Anne mengangguk sembari tersenyum. Ia sudah mendapat penjelasan dari Dimas mengenai keadaan Jeno. Anak itu terlihat kelelahan ketika tiba dirumah satu jam yang lalu. Bahkan sempat memuntahkan seluruh isi perutnya selama perjalanan pulang bersama Jeremy tadi. Dan akhirnya tertidur sepanjang jalan setelah menolak apapun yang di berikan Jeremy untuk mengganjal perut kosongnya.
Setelah mengantar Jeremy pulang dengan selamat. Johnny yang bertugas menemani Jeno hari ini segera menghubungi dokter Leo karena selama perjalanan Jeno hanya tertidur dan tak ada respon sama sekali saat ia berusaha membangunkannya. Seperti orang pingsan.

Begitu yang Dimas jelaskan padanya saat ia tiba dirumah tadi. Pria itu juga mengatakan kalau seharian ini Jeno benar-benar menolak mengkonsumsi apapun dengan alasan tidak berminat. Bahkan bekal makan siang yang disiapkan Anne pun sama sekali tak disentuh dan masih utuh. Mia telah membersihkannya di ransel Jeno tadi.

"Today is fine?" tanya Anne kemudian seraya menyugar surai legam yang menutupi kening Jeno.

Jeno mengangguk. "Rasanya kayak udah lama banget Jeno nggak liat matahari terbenam." katanya antusias dengan senyum merekah.

Anne ikut tersenyum mendengar antusiasme putranya itu. "Makasih udah kasih izin ke Jeremy buat ajak Jeno main hari ini." rongga hatinya menghangat dengan ucapan Jeno.

"Are you happy?" tanya Anne.

Jeno mengangguk senang. "Bunda mungkin bisa liat bintang di kedua mata Jeno karena terlalu happy." kekehnya.

Anne tertawa mendengar jawaban Jeno. Senang sekali rasanya bisa melihat putranya itu kembali berantusias terhadap sesuatu. Ia cukup menyadari kalau hari ini Jeno banyak sekali tersenyum. Hal yang sudah lama sekali rasanya tak ia lihat.

A LITTLE PRINCECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang