Disebuah ball room di salah satu hotel termewah di Jakarta kini disulap menjadi tempat yang paling indah, banyaknya lampu kristal yang bergantung dan bunga mawar merah campuran putih terlihat di setiap sudut ruangan.
Dengan gaun tampa lengan, hiasan rambut yang disanggul seperti seorang ratu membuat gadis Cantik terlihat tampak sempurna
Azzura berjalan diatas karpet merah yang terdapat lilin disepanjang jalan, gaun yang panjang menyapu karpet menambah keistimewaan di tubuh azzura.
Diujung Jack menatap azzura sambil tersenyum, Jack benar-benar kagum dengan kecantikan azzura. Jack meraih tangan azzura menggenggamnya dengan lembut membuat senyum diwajah aura tidak pernah luntur sedari tadi.
Resepsi pernikahan Jack dan azzura berlangsung sangat meriah, ada banyak tamu yang hadir pada malam hari ini, Jack menuntun azzura hingga sampai pada panggung istimewah. Lampu menyoroti kedua pasangan suami istri yang baru tadi pagi melangsungkan akad nikah.
"Aku janji sama kamu, aku akan selalu membahagiakanmu kamu, kamu adalah hidup aku, rumahku, dunia aku, aku cinta sama kamu" ucap Jack kemudian menyium punggung tangan azzura.
"Makasih untuk segalanya, aku juga cinta kamu" balas azzura.
Sorakan tepuk tangan terdengar meriah didalam ball room, Haris menatap azzura penuh kagum, tampa haris sadari air matanya jatuh membuat aura menoleh.
"Mas kenapa nangis?" Tanya aura.
"Aku bahagia, akhirnya azzura menikah dengan orang yang dia cintai, Jack adalah laki-laki yang baik, aku yakin jack bisa membahagiakan azzura" jawab haris menghapus air matanya.
"Akhirnya azzura nikah juga, aku Sangat bahagia melihat mereka" ucap aura
"Sayang, gimana kalau kita buat acara resepsi pernikahan untuk kita, kita buat acara yang semeriah mungkin" ucap haris pada aura.
"Nggk usah mas, dengan semua ini aku sudah merasa Sangat bahagia, lagi pula Clara masih kecil ditambah lagi aku sedang hamil muda, aku nggak boleh kecapean" balas aura memeluk Haris.
"Baiklah"
"Cium ciuman cium" sorakan para tamu membuat jack dan azzura sedikit malu.
Jack dan azzura saling menatap dalam senyuman. Jack mendekati azzura dan menyatukan bibir mereka, jack sedikit melumat bibir seksi azzura hingga beberapa menit mereka melepaskan ciumannya.
*
Acara berakhir pada pukul 2 malam, jack dan azzura memilih untuk pulang ke rumah Jack.
"Sayang aku mandi duluan ya, aku lengket bangat" ucap azzura menoleh kearah Jack yang sedang sibuk membuka kemejanya.
"Jangan lama-lama" balas Jack.
30 menit azzura dan Jack baru selesai mandi, Jack naik keatas kasur dan menyelonjorkan kedua kakinya menunggu azzura.
"Sayang sini dekat aku" panggil jack pada azzura yang berada di depan cermin.
azzura sedikit loncat keatas tempat tidur dan langsung memeluk Jack.
"Jadi kita mau ngapain sekarang?" Tanya Jack pada azzura yang berada dalam pelukannya.
"Mau tidur" balas azzura
"Nggak asik bangat tidur dimalam pertama" balas Jack memainkan bibir azzura.
Jack menyium bibir azzura lembut, tak lama jack melumat bibir azzura dan azzura hanya diam tak membalas membuat jack menghentikan ciumannya.
"Kenapa?" Tanya Jack.
"Sayang maaf ya, tapi badan aku sakit semua, mungkin karena kecapekan" ucap azzura menatap Jack.
"Ya udah kita tidur aja, aku juga sangat lelah" balas Jack.
"Sayang maaf ya" ucap azzura.
"Iya nggak PP aku ngerti" balas Jack.
Jack dan azzura tidur saling berpelukan, Jack bisa mengerti bahwa azzura pasti sangat lelah.
"Sayang jadi besok aja nih" ucap Jack.
"Iye besok" balas azzura dengan suara seraknya.
"Sampai puas?" Tanya Jack.
"Sampai aku nggk bisa jalan" jawab azzura dan menutup matanya untuk tidur, Jack yang mendengar ucapan azzura tersenyum dan menyium bibir azzura sekilas dan tidur.
*
"Sayang Clara kenapa?" Tanya Haris.
"Nggak tau dari tadi nangis terus" balas Haris.
Haris mengambil alih Clara dari gendonga aura untuk membantu aura menenangkan Clara.
"Anak papa kenapa nangis?, Jangan nangis ya, Clara sekarang sama papa" ucap haris kemudian meletakkan Clara diatas kasur dan mencoba menidurkan Clara, haris menepuk-nepuk paha Clara lembut dan Alhasil membuat Clara tidur.
"Kenapa ngeliatin aku kayak gitu?" Tanya haris pada Aura.
"Nggk pp, aku bersyukur bangat bisa hidup sama mas Haris" ucap Aura.
"Untungnya waktu pamanmu menjualmu aku yang membelimu, pasti lain cerita kalau orang lain, atau gimana kalau kakek-kakek yang membelimu" ucap Haris sedikit bercanda.
"Apaan sih mas, jangan bahas masa lalu, aku nggak mau" ucap aura.
Haris menarik aura kedalaman pelukannya dan memeluk aura dengan erat.
"Aku mencintai kamu lebih dari apapun, aku sayang sama kamu, kamu itu rumah, cinta, semangat, hidup dan dunia aku, makasih untuk semuanya" ucap Haris memeluk Aura.
Gimana ceritanya, seru nggak sih.
Tulis di kolom comentar ya, bebas mau comentar apa aja, yang penting nggk nyakitin hati penulis.
Saya ucapkan banyak terimakasih karena sudah mengikuti cerita aku, walupun masih banyak salah titik dan komanya, susunan katanya Masih nggk jelas, tapi kalian
The best ❤️
Sampai berjumpa kembali
KAMU SEDANG MEMBACA
Gadis Yang Kubeli (CEO)
RandomAnak kecil no +aura putri Kenzo. gadis cantik yang berasal dari keluarga konglomerat. hidup dalam kemewahan. tapi ketika orang tuanya meninggal karena kecelakaan hidupnya berubah 100% menderita kerena aura harus di asuh oleh pamannya, dan pamannya m...
