"Reyfan!"
"Hm?"
"Ini beneran kek gini cara mainnya?"
"Hmm.."
"Ck kok kek ada yang aneh yah?"
"Aneh gimana? Udah bener itu emang lo mau yang kek gimana lagi hah? "
"Yah tapi masa cuman berdiri gini doang di atas Skateboardnya? Kapan jalannya?"
"Hah jalan?"
"Iyah.. Biasa gue liat orang naik Skateboard tuh ampe kenceng banget trus loncat loncat gitu ampe muter muter tapi gue kok berdiri trus diem gini aja?"
Pertanyaan itu terus menerus di lontarkan gadis ini karna sedari tadi ia hanya berdiri di atas Skateboard milik Reyfan seperti patung dengan wajah bingungnya.
Sedangkan Reyfan ia hanya bisa menahan tawanya melihat ekspresi Sandrinna.
Seolah baru sadar akan sesuatu Sandrinna langsung turun dari Skateboard itu dan beralih menatap Reyfan dengan tatapan mengintimidasi membuat Reyfan segera memasang wajah sedatar mungkin.
"Ekhem.. Napa lo? Udah cape?"
"Sini deh!"
Ia mengangkat sebelah alisnya menatap Sandrinna lalu menunjuk dirinya sendiri sebari menatap ke belakang dan kanan kirinya.
"Lo manggil gue?"
"Iyalah! Trus siapa lagi? Yang dari tadi sama gue kan cuman lo"
"Ngapain sih? Males jalan!"
"Sini nggak!"
"Enggak! Main aja sana!"
"Lo kesini sekarang atau gue teriak lo itu maling biar di gebukin sama orang orang di taman ini mau?"
"Emang lo berani?"
"Lo nantangin gue? Okey!"
Sandrinna berjalan sedikit dekat ke arah orang orang yang sedikit rame berkumpul di taman itu lalu berbalik menatap Reyfan dengan senyuman sinisnya.
Terlihat ia sedang mengatur pernafasannya dan mengambil nafas dalam dalam lalu..
"SANDRINNA! Balik sini!"
Sandrinna tersenyum penuh kemenangan namun tidak sampai disitu ia hanya diam menunggu apa yang akan di lanjutkan pria itu selanjutnya.
"Ck nyusahin gila!" umpat Reyfan.
Ia mengacak rambutnya frustasi menunggu cewe itu datang kembali.
Setelah menunggu beberapa menit baru Sandrinna berlari kecil ke arahnya.
"Biar apa lo kek gitu hah?"
"Biar ngerjain lo"
"Berani banget lo ngerjain gue!"
"Lo juga.. Lo pikir gue nggak tau lo dari tadi itu ngerjain gue kan? Dan bego nya gue mau aja di suruh sama lo buat berdiri di atas tuh Skateboard
kek patung nggak jelas"
"Itu mah lo nya aja yang kelewatan begonya"
"Terserah lo! Sini cepet"
Dengan perasaan dongkol ia mendekat ke arah Sandrinna hingga berdiri berhadapan di antara Skateboard yang di tengah mereka.
"Lo ajarin gue main dengan benar tanpa ngerjain gue lagi ngerti!"
Reyfan tidak menjawab ia hanya menatap malas ke arah wanita di depannya ini.
"Sekarang gue pengen buat yang kayak gini lo liat"
Ia memperlihatkan video pada Reyfan dimana terlihat seorang wanita yang sedang melompat lalu mendarat dengan sempurna di atas Skateboard yang sudah di balikkan oleh cowonya dengan posisi si cowo yang menahan tangan cewenya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR AKU,RAGU!
Romance"Tapi lo nggak pernah menghargai gue sebagai cowo lo!!" "Maaf.." Kisah Cinta Segitiga terumit antara pacar dan musuh?💔 WARNING!!! Ini bukanlah cerita dengan anak geng motor. Cerita ini memiliki alur konflik tentang cowo yang terjebak akan cinta p...
