"Tapi lo nggak pernah menghargai gue sebagai cowo lo!!"
"Maaf.."
Kisah Cinta Segitiga terumit antara pacar dan musuh?💔
WARNING!!! Ini bukanlah cerita dengan anak geng motor.
Cerita ini memiliki alur konflik tentang cowo yang terjebak akan cinta p...
Sebelumnya Author mau bilang makasih buat kalian yang udah Baca + Komen + Vote Karna itu berarti banget buat Author sebagai semangat untuk melanjutkan partnya😊🙏
***
Maaf kalo agak slow up nya karna Author juga sering sibuk jadi kalo misalkan ada waktu bakalan sempetin juga buat up kok Semoga nggak bosen😊🙏
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
💗💗💗
Drrt... Drrtt..
Getaran dari ponsel yang berada tepat di atas meja samping kasur king size berwarna hitam itu mampu mengusik tidur nyenyak pemiliknya.
Masih dengan badan yang terbalut selimut, tangan dari pemilik kasur itu pun mencoba untuk meraih ponselnya yang terus bergetar.
Setelah berhasil menggapai ponsel miliknya ia pun melihat nama di layar ponsel yang sedari tadi menganggu tidurnya.
Kedua keningnya menyatu saat ia mencoba memperjelas penglihatannya.
"Reyfan?" gumamnya dan melirik jam yang ada di ponselnya juga.
Sudah hampir larut malam dan Reyfan menelfonnya?
Bukan kah cowok itu sedang berada di Rumah Sakit dan harusnya lagi beristirahat saat ini.
Ia dengan malas mulai mengubah posisi baringnya menjadi duduk bersandar pada kepala ranjangnya dan menjawab panggilan itu.
"Hmm?"
"Assalamualaikum.. KIESHA!"
Ia menjauhkan ponsel itu sejenak sembari mengusap telinganya yang terasa nyeri akibat teriakan Reyfan.
"Wa'alaikumsallam! Nggak usah teriak gue bukan aki aki yang budeg!"
"Sorry sorry.. Gue bisa minta tolong nggak sama lo? Ini urgent banget soalnya! Lo lagi di rumah juga kan?"
"Iyah gue ada di rumah dan tadi lagi mimpi tapi malah lo bangunin! Mau minta tolong apa?"
"Gue bisa minta tolong ke Rumah si Sandrinna dan cek apa dia udah sampai Rumahnya atau belum bisa?"
"HAH! Ke rumah si Sandrinna? Malem malem gini? Ntar yang ada gue di kira mau ngapelin dia lagi! Mana ini udah larut malam.."
"Ck! Enggak lah santai aja. Lo cuman perlu liatin dia dari luar aja kan bisa"