Part 41 ( Tak Percaya?)

370 44 12
                                        

                             💗💗💗

Setelah dari belanja cemilan untuk sang pacarnya kini Sandrinna mengajak Reyfan untuk mampir ke salah satu resto untuk mengisi isi perut mereka dahulu.

"Lo mau pesen apa?" tanya Sandrinna pada Reyfan yang saja duduk setelah dari toilet.

"Samain kayak lo aja"

"Oke"

Sandrinna lalu memberikan list pesanannya pada pelayan tersebut yang berdiri di samping nya.

Sementara Reyfan ia mengamati barang belanjaan mereka yang tergeletak tenang di kursi sebelah Sandrinna.

"Kenapa?" tanyanya saat melihat Reyfan yang terus menatap belanjaannya.

"Cowo lo emang doyan nyemil yah?"

Sandrinna tersenyum mendengarnya ia lalu menatap Reyfan yang juga menatapnya.

"Enggak sih sebenarnya"

"Trus lo ngapain beliin?"

"Yah emang salah? Enggak kan? Apalagi buat pacar sendiri dan kebetulan dia juga lagi libur dulu untuk sementara karna masih harus total untuk sembuh jadi daripada dia mager di kamar kan yaudah gue sebagai pacar yang baik hati ini harus bisa bikin dia nyaman" jelas Sandrinna sedangkan Reyfan hanya mangut mengerti.

Kini giliran Sandrinna yang menatap ke arah buah anggur yang belikan buat Reyfan kini terpampang jelas di atas kursi samping cowo itu.

"Mmm.. Gue boleh nanya?"

"Boleh"

"Lo suka buah anggur yah?"

"Enggak"

"Lah? Maksudnya? Lo nggak suka tapi kok lo liatin terus tadi dan pas gue kasih ke lo mendadak lo senyum kayak bahagia gitu padahal cuman gue kasih anggur doang tapi kenapa lo sekarang bilang nggak suka?"

Reyfan tersenyum tipis sebelum menjawab ia meletekkan ponselnya setelah melihat siapa yang mengirimkannya pesan barusan dan kini beralih menatap Sandrinna.

"Maksud gue bukan gue yang suka tapi Saskia yang suka"

Sandrinna tertegun mendengarnya tatapan itu terlihat sendu.

"Dulu saat pertama kali gue ketemu sama dia itu di mall dan lebih tepatnya di penjualan tempat sayur dan buah buahan gitu nah disitu gue liat dia kayak sedih"

"Sedih?"

"Iyah.. Trus tatapannya ngeliatin anak kecil yang ada di depannya dia tapi lumayan jauh posisinya dan karna gue penasaran gue tanya dia kenapa kan.. Trus dia jawab katanya anak kecil itu ambil buah anggur punya nya dia padahal dia udah mantau dari jauh pas udah mau di beli si anak itu udah duluan narik anggurnya dari tangan Saskia trus di bawa lari ke mamanya disitu dia sedih banget karna dia suka makan buah anggur itu tapi malah di makan sama anak kecil itu"

Reyfan menatap ke arah lain sembari menghela nafasnya pelan.

Sedangkan Sandrinna ia hanya terdiam sekaligus seperti tidak percaya mendengar Reyfan yang berbicara dengan kalimat panjang.

"Dari situ gue tau kalo seorang Saskia itu suka banget sama anggur dan pas gue nembak dia buat jadi pacar itu gue bukan bawain bunga tapi bawain anggur yang banyak banget dan bagusnya dia seneng banget senyumannya bikin gue candu"

Sandrinna kini mengerti mengapa Reyfan begitu sendu kala menatap buah anggur itu tadi.

"Lo sesayang itu yah sama Saskia?"

"Pertanyaan macam apa itu?" tanya Reyfan kembali sembari tertawa di akhiran membuat Sandrinna menipiskan bibirnya bungkam.

"Gue rasa tanpa gue jawab pun lo pasti udah tau jawabannya"

TAKDIR AKU,RAGU!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang