TARZAN | NINETEEN

4.3K 490 5
                                        

Happy reading!



























Dibawah langit yang matahari nya cukup terik ini terlihat sebuah kapal pesiar yang sedang melaju ke arah pulau kecil.

Manusia-manusia didalamnya tengah sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Beberapa dari mereka terlihat sedang memperhatikan pulau itu di atas atap kapal.

Satu orang lelaki berstelan jas mengambil ponselnya, mengetikkan sesuatu dan menempelkan benda tipis itu ditelinganya.

   "Kami sudah hampir sampai." Ujar si lelaki pada seseorang yang tengah ditelpon nya.

   "................."

   "Tentu, kami akan mencarinya.... Sampai ketemu."

    "Jangan memperlihatkan batang hidungmu padaku sebelum kau mendapatkan nya."

    "Ne, agassi." Jawabnya, namun seseorang yang berada di dalam panggilan telpon itu sudah mengakhirinya lebih dulu.

   "Bagaimana?" Lelaki yang sedari tadi berada disampingnya dia tiba-tiba berucap dengan raut wajah penasarannya.

   "Kita tidak akan kembali sampai menemukannya. Itu perintah dari agassi." Jawabnya, dan si teman bicaranya mengangguk.

    "Tuan Park, kita sudah sampai."

Kedua lelaki itu saling menatap ke arah depan secara bersamaan, mereka tak menyadari bahwa ternyata mereka sudah sampai di tujuan.

Lelaki yang tadi dipanggil Park itu mengangguk kecil. "Terimakasih, kembalilah!" Katanya.

Si pelapor tadi membungkukkan badannya sesaat dan kembali ke bawah setelahnya.

Park dan satu lelaki lainnya menyusul. Mereka berjalan, keluar dari kapal besar itu.




   "Kau yakin hanya kita berdua yang akan mencarinya? Pulau ini memang terlihat kecil jika dilihat dari kejauhan. Tapi untuk kita berdua... Rasanya sedikit mustahil."

Si lelaki Park menatap temannya. "Kau tak sanggup, tuan Song Joong Ki?" Tanyanya, menekankan nama temannya.

Lelaki bernama Song Joong Ki itu memutarkan bola matanya. "Cih! Mana mungkin aku tidak bisa mengerjakan hal kecil seperti ini." Katanya dengan nada yang terdengar begitu sombong.

Si lelaki Park terkekeh kecil. "Kalau begitu, ayo buktikan."
  

Kedua lelaki berjas itu saling menatap, memperlihatkan smirk nya dan mulai melangkahkan kaki secara bersamaan.

Keduanya berjalan ditengah-tengah hutan. Song Joong Ki menatap ke kanan dan ke kiri. Mencari keberadaan tujuannya.


   "Apa yang kau lakukan, Joon?" Si lelaki Park bertanya di tengah langkah kakinya.

   "Apa-apaan pertanyaan mu itu? Tentu saja aku sedang mencarinya!"

Si lelaki Park menghela nafas. "Sudah ku bilang, jangan membolos ketika rapat. Agassi sudah memberitahukan tempatnya. Dan tugas kita hanya mencari benda itu, disana."

Joong Ki memberhentikan langkahnya. "YAAK! MENGAPA KAU TAK MEMBERITAHUKU SEDARI TADI, HUH?!"

    "SUDAH KU BILANG, JANGAN MEMBOLOS KETIKA RAPAT!"

Keduanya saling berdebat hingga akhirnya mereka sampai di tujuannya.

Si lelaki Park menepuk-nepuk punggung temannya. "Yaa! Yaa! Lihat! Kita sudah sampai."

TARZAN [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang