HAPPY 35K READERS!
HUAA TYSM!
maaf banget akuu mulai jarang updatee. Nanti aku sering seringin yaa hihi.
Jangan lupa vote sebelum bacaa
HAPPY READING!
****
Seorang pria dengan tubuh tinggi dan jangkung nya menatap ke arah luar jendela kamar nya, menatap ke arah seorang gadis yang sibuk dengan kanvas dan alat lukis nya di seberang sana.
Perlahan tubuh Christoff menegang saat Anne menoleh ke arah nya perlahan, dengan mata biru keabuan yang aneh, lalu tersenyum begitu kecil. Senyum yang hampir tak terlihat, tetapi begitu aneh di mata Christoff.
Christoff memalingkan wajah nya dan menutup tirai kamar itu. Ia mengepalkan tangan nya begitu erat hingga kuku kuku tangan nya memutih.
"Ada apa dengan wanita itu?"
****
"Anne"
Anne yang menghadap ke arah kamar Christoff memejamkan mata nya pelan lalu menatap ke arah Axton yang memanggil.
Axton menatap wajah Anne yang terlihat pucat, mata nya sangat sendu, terlihat sangat lelah.
Axton bergerak duduk di samping Anne, menatap gadis itu lekat dengan sorot penuh khawatir. Di elus nya rambut gadis itu dengan penuh sayang.
"Bisa kah kau beristirahat saja di kamar Anne? Aku sangat mengkhawatirkan mu"
Anne menatap pria itu "Aku tak apa Axton"
Kedua nya diam untuk beberapa saat. Sebelum akhirnya Anne menunduk. Terdengar suara lirih dari bibir gadis itu.
"Apa kau akan menikahi gadis itu?"
Fakta nya, se tegar apapun seorang Anne, dia tetap memikirkan hal itu. Pertanyaan itu membuat Axton menatap ke arah nya. Di tarik nya bahu gadis itu untuk bersandar di dada bidang nya Anne.
"Kau adalah nyawa ku Anne, aku rela melepaskan tahta ku untuk tetap bersama mu."
Anne memeluk erat tubuh Axton. Dia sangat mempercayai pria ini. Anne mengangguk kecil.
Axton terus mengelus rambut gadis itu membuat Anne nyaman. Kedua nya menyalurkan kasih sayang dan melupakan sekeliling mereka.
****
"Besok adalah malam bulan purnama Alpha, saya hanya mengingatkan"
Axton memijit kepala nya yang di penuhi dengan beberapa masalah akhir akhir ini. Menimbun secara terus menerus membuat kepala nya terasa ingin pecah.
"Tidak ada yang salah jika anda membicarakan hal ini dengan Luna, Alpha." Saran Andrew.
"Tidak, keadaan Anne sedang tidak baik baik saja. Kau juga tahu itu kan Andrew?"
Andrew mendadak terdiam. Benar, kondisi Luna nya benar benar sedang tidak baik baik saja.
"Atur segala sesuatu yang ku butuhkan untuk bulan purnama ini. Apapun yang terjadi, aku tak akan melakukan apapun pada Anne"
"Baik Alpha"
****
"Aku tak bisa memberitahu mu apa apa untuk hari ini Alpha, aku benar benar tak tahu tentang apa yang di alami Luna. Ayah ku tak pernah memberitahu ku tentang itu. Kejadian yang di alami Luna benar benar langka, aku belum pernah mengatasi hal seperti ini sebelum nya. Tapi aku akan berusaha untuk mencari tahu"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Predicted Luna
Fantasi"Layak nya anak mu yang mewarisi kedudukan sebagai Alpha dari segala Alpha, begitu pula belahan jiwa nya akan menjadi Luna dari segala Luna, bijak dari segala yang bijak, hebat dari segala yang hebat, dan cantik dari segala yang cantik. Semua kaum i...
