hai haii!
kalian udah siap belum berpisah dengan papa Axton dan Mama Anne kita? hahahaa
Udah nyiapin koin juga untuk baca ending?
Jangan lupa vote and coment yaaa. happy reading!
****
Siang ini semuanya tampak sama seperti hari-hari sebelumnya. Yang membedakan adalah pack house tampak lebih ramai dari biasanya. Tentu karena banyaknya Alpha dari pack lain yang datang membawa pasukannya untung berperang bersama dengan silvermoon pack.
Semuanya sejauh ini tampak aman terkendali. Semuanya sibuk melakukan persiapan peperangan dengan tugas masing masing. Semuanya tampak santai dan biasa saja tapi tidak dengan Anne.
Anne gelisah sejak bangun tidur, suasana hatinya sangat buruk. Awalnya Anne berfikir tekanan darahnya mungkin kembali menurun dan Ia akan merasa lebih baik setelah makan siang. Tapi ternyata sama saja, Anne tetap tidak merasa lebih baik.
Kini Anne sedang berada di kamar miliknya dan Axton, matanya memandang ke arah balkon di kamar itu. Wanita itu berjalan menuju balkon lalu melihat sekeliling, memandangi semua kegiatan yang sedang dilakukan semua orang. Ada yang berlatih, ada yang berkumpul saling bercanda tawa atau menunjukan ekspresi serius atau bahkan sekedar mondar mandir entah melakukan apa.
Jika saja orang lain-- yang tidak mengetahui apa apa-- yang melihat suasana pack saat ini, mereka mungkin tidak mengira bahwa pack ini akan menghadapi peperangan besar di waktu yang akan datang. Tapi suasana ini bukanlah ketenangan bagi Anne.
Anne lalu melihat ke arah Axton yang baru saja keluar dari pintu pack menggunakan pakaian latihannya yang tanpa sebuah atasan hendak menuju ke lokasi dimana para warrior berlatih. Dari sini Anne dapat melihat para warrior itu menunduk memberi salam pada Alpha mereka.
Anne dapat melihat Axton yang melakukan perbincangan dengan Jason juga beberapa warrior dengan rank tinggi. Anne menebak Axton pasti bertanya mengenai perkembangan latihan mereka. Lalu para Warrior, Jason dan, sang beta mengambil posisi untuk melanjutkan latihan mereka. Kecuali Axton.
Axton yang memiliki insting Alpha yang sangat kuat pasti menyadari bahwa ada yang sedang mengawasinya. Pria itu langsung saja menoleh ke arah balkon dan mendapati Anne yang kini sedang berdiri sangat cantik dengan gaun putih sederhana dan sedang memandanginya.
Anne memandangi pria itu. Pria yang begitu sempurna untuk Anne. Pria yang rela melakukan dan menghadapi apapun untuknya bahkan peperangan karena kejahatan Alpha latino pada dirinya.
Axton tersenyum padanya dengan sangat tulus dari bawah sana dan hanya bisa memandangi pria itu dan tersenyum getir. Axton dengan penglihatannya yang tajam dapat melihat itu dan juga merasakan perasaan gusar yang pasti datang dari belahan jiwanya. Axton rasanya ingin berlari menjumpai belahan jiwanya yang tampak murung dan menghibur wanita itu tapi Axton harus tetap profesional.
Axton memandangi kepergian wanita itu yang akhirnya kembali masuk ke dalam kamar dengan perasaan tidak menyenangkan di hatinya lalu kembali memandang ke kedepan-- dimana semua warriornya sedang dilatih oleh Jason dan Andrew. Axton harus cepat menyelesaikan ini dan menemui belahan jiwanya.
****
Setelah sesi latihan bersama warrior, Axton langsung bergegas membersihkan tubuhnya untuk segera menemui belahan jiwanya yang Axton dengar dari seorang maid sedang berada di ruang santai membawa sang putera juga bersama Blair. Axton juga membawa Andrew dan Jason bersamanya karena Axton juga akan membicarakan sesuatu dengan dua orang yang menjadi tangan kanannya itu.
Saat sampai di sana, hal pertama yang Axton lihat adalah belahan jiwanya yang sedang mendengarkan Blair berbicara sembari tetap menggendong Axelo yang sedang tidak tidur. Walau Anne terlihat biasa saja, tapi Axton masih merasakan rasa gelisah dari mate bond mereka. Anne yang menyadari kehadirannya langsung saja menoleh dan menatap pria itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Predicted Luna
Fantasi"Layak nya anak mu yang mewarisi kedudukan sebagai Alpha dari segala Alpha, begitu pula belahan jiwa nya akan menjadi Luna dari segala Luna, bijak dari segala yang bijak, hebat dari segala yang hebat, dan cantik dari segala yang cantik. Semua kaum i...
