JANGAN LUPA VOTE SEBELUM BACA.
KOMEN NYA JUGA AKU TUNGGU YAA..
HAPPY READING!
****
Anne memejamkan matanya seakan siap dengan cahaya hitam yang dengan cepat mengarah pada nya. Seakan pasrah, wanita itu hanya diam, karena tak tahu harus melakukan apa.
Tapi menunggu beberapa saat, tak sedikit pun di rasakan Anne pada tubuh nya. Ia membuka matanya dan menoleh ke depan. Tapi tepat saat itu, ia menutup mulut nya terkejut bukan main.
Di depan nya, Blair berdiri, sebagai penyelamat nya.
"ARGHHHH!!"
Teriakan Blair begitu nyaring di aula yang besar itu. Wanita itu merintih dan memegangi perut nya yang menjadi sasaran.
Anne terpaku di tempat nya bagaikan patung menatap tubuh Blair yang seketika tumbang. Matanya tertuju pada perut wanita itu yang seperti di selimuti kabur hitam.
Sedangkan Andrew dengan cepat menghampiri belahan jiwa nya. Memangku tubuh wanita nya yang sedang menahan sakit.
Kini mata Anne menghunus pada Agatha yang masih berdiri disana. Anne mengepalkan tangan nya kuat menahan amarah yang entah mengapa kini tak bisa ia tahan.
Tanpa sadar mata Anne mengeluarkan cahaya, sekeliling tubuh nya berubah menjadi terang.
Semua orang melotot terkejut saat sepasang sayap berkepak dari punggung Anne. Sayap itu seputih salju, terang dan sangat indah. Semua orang hampir lupa dengan keadaan saat melihat nya, bahkan Axton pun begitu
Tubuh Anne terangkat naik berkat bantuan kedua sayap itu. "Kau melewati batasan mu!"
Suara Anne menggema di seluruh Aula. Setiap raga di ruangan itu pasti berdesir darah nya saat mendengar suara Anne yang bak seorang Dewi tapi juga menyeramkan di waktu bersamaan.
Kini di hadapan mereka seperti terjadi pertemuan terang dan gelap.
Tapi tetap saja, terang tak pernah kalah. Karena detik berikutnya, tubuh Agatha terangkat ke atas walau Anne tak menyentuh nya.
Tubuh Agatha seakan dirantai, tak bisa melakukan apa apa bahkan bergerak sedikit saja. Tubuh wanita itu mendekat pada Anne. Dengan mata yang penuh ketakutan ia menatap mata Anne yang terang.
"Kau melewati batas mu," ujar Anne lagi dengan tajam.
Lalu detik berikutnya tangan Anne terangkat, ia mendorong tangan nya menembus dada Agatha dan mengambil jantung wanita itu.
Mata Agatha melotot sesaat sebelum nyawa nya hilang. Lalu setelah nya, Anne mencampakkan tubuh wanita itu sembarangan.
Anne memandangi tubuh Agatha yang tak bernyawa lagi sesaat. Kini sayap indah itu kembali terkepak untuk memutar tubuh Anne. Dari atas sana, dari tangan Anne keluar cahaya dan terarah pada perut Blair.
Di pandangi nya Andrew yang seakan merasakan perasaan hampa sembari memangku belahan jiwa nya. "Kau hanya bisa memilih satu dari antara nya, Andrew."
Dada Andrew terasa begitu sesak. Secepat itu ia akan kehilangan bayi nya?
Tapi ia tak bisa hidup tanpa Blair. Mungkin ini jalan moongoddess pada mereka.
"Blair, berikan Blair pada ku, Luna."
Anne memejamkan matanya, ia menarik nafas dalam lalu sebuah mantra terucap pada bibir nya.
Detik berikutnya tubuh Blair bercahaya, jiwa nya seperti terisi kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Predicted Luna
Fantasía"Layak nya anak mu yang mewarisi kedudukan sebagai Alpha dari segala Alpha, begitu pula belahan jiwa nya akan menjadi Luna dari segala Luna, bijak dari segala yang bijak, hebat dari segala yang hebat, dan cantik dari segala yang cantik. Semua kaum i...
