TPL XIV : accident

31.6K 2.7K 32
                                        

Jangan lupa vote and coment readers.

Happy reading !

****

Pagi ini terasa sangat damai bagi Anne. Setelah kejadian mendadak semalam, pagi ini tampak baik baik saja.

Anne menuruni setiap anak tangga di pack house yang menuju ke ruang tamu. Hari ini adalah hari pertama nya untuk latihan nya sebagai seorang Luna.

Anne menghampiri Axton yang sedang berbincang dengan seorang wanita yang terlihat cukup berumur.

Axton yang mendengar suara langkah Anne menoleh, Ia tersenyum dan mengulurkan tangan nya.

"Kemari lah Anne"

Anne menghampiri Axton yang segera memeluk pinggang nya posesif. Anne melototkan mata nya pada Axton dan tersenyum kikuk pada wanita tua di hadapan nya.

"Bibi Calista, ini Roseanne, soulmate ku. Dan Anne, ini bini Calista, dia adalah teman ibu ku dulu"

Anne membungkukkan badan nya pelan. "Senang bertemu dengan mu bibi" ucap nya halus.

Calista tersenyum. "Senang bertemu dengan mu juga Luna"

"Aku tak bisa berlama lama, aku ada rapat bersama Andrew. Tak usah terlalu gugup Anne, aku yakin kau bisa"

Anne tersenyum lalu mengangguk. Axton mencium kening nya lalu berlalu dari sana.

Sedangkan Anne menatap Axton dengan pandangan seperti "kenapa kau melakukan nya di depan bibi"

"Tak perlu seperti itu Luna, itu adalah hal biasa"

Anne tersentak dan menatap Calista. Gadis itu tersenyum. "Bibi, panggil aku Anne saja."

Calista tersenyum, wanita itu mengelus pipi Anne. "Benar kata orang orang, kau begitu cantik"

Anne tersipu malu mendengarnya. "Terima kasih bibi"

"Jadi.. mari kita mulai dari teori saja. Ayo, aku akan membawa mu ke suatu tempat"

Anne mengikuti wanita itu. Mereka sesekali berbincang hal hal ringan. Tertawa dan tersenyum bersama.

Setelah sampai, Anne tersenyum saat Calista membawa nya ke sebuah perpustakaan yang begitu mewah.

Anne menengadah, pemandangan ini tak bisa di lewatkan mata.

"Ini adalah perpustakaan khusus. Dulu, ibu nya Axton selalu menghabiskan waktu nya di perpustakaan ini. Hanya orang orang yang mendapat izin Alpha lah yang bisa masuk kesini. Bahkan Beta Andrew tidak memiliki izin itu."

Anne memandang perpustakaan itu takjub. Tapi pusat perhatian Anne tertuju ke arah sebuah lukisan berderet di ujung ruangan.

"Itu adalah deretan lukisan Para Alpha dan Luna. Yang terakhir itu adalah lukisan Ayah dan Ibu belahan jiwa mu."

Anne tersenyum, ia memandang ke arah lukisan itu dan menatap seorang wanita yang tersenyum manis namun aura nya sangat memancarkan aura seorang Luna. Senyum nya persis seperti senyum Axton yang selalu Axton tunjukan pada nya.

"Dimana mereka sekarang?"

Raut wajah Calista seketika berubah, wanita itu menatap kosong ke arah lukisan.

"Maafkan aku Anne, Hanya Alpha Axton yang berhak untuk menceritakan itu"

****

"LUNA!"

Anne dan Calista menoleh saat Jason mendobrak pintu perpustakaan dan memanggil Anne dengan suara sarat akan begitu rasa khawatir.

"Maafkan kelancangan ku Luna, tapi aku tak bisa menahan diri ku."

The Predicted LunaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang