Paginya mereka berangkat bersama, Mario tidak pulang ke rumahnya dulu tadi malahan langsung berangkat saja dari rumah Husna
"Disini dulu aja sarapan dulu"ajak Husna karena ini masih lumayan pagi tapi Mario tidak ingin sarapan dulu tadi jadi Husna membawanya ke dalam kotak makan
Mario menurut"Suapin aku mau sambil nge game"
Husna mengiyakan, Mario memang susah di ganggu kalau sudah nge game bagitu, daripada tidak makan jadinya Husna memilih jalan singkat dengan menyuapi Mario
"Kamu mau ikutan nge game? Seru loh yang"ajak Mario
"Kamu kan tau aku gak suka yang gitu-gituan"Husna membereskan kotak makanya lagi setelah mereka selesai
"Ya kalau kamu mau bisa belajar sama aku biar kitaa bisa main bareng" usul Mario
Husna tersenyum"nggak deh"tolak Husna
"Yaudah kalau emang gak mau gak papa, kamu mau langsung ke kelas aja? Aku mau nemuin yang lain dulu di belakang soalnya gak papa?"tanya Mario lagi
Husna mengangguk"aku duluan aja ke atas, oh iya kalau ada Rey minta tolong bilangin lem yang dia pesen aku lupa beli, biar dia sekalian beli nanti"pesan Husna
Mario mengiyakan lalu mereka berpisah, Mario menuju warung belakang tempat mereka biasa kumpul dan benar teman-temannya sudah ada disana
"Yo si Alisa nanyain muku lu ke gue" lapor Geri pada Mario
Mario berdecak sebal"Lu kalau dia nanya-nanya gue tinggalin aja ngapa sih ribet amat"Mario tidak suka kalau sudah ada bahas perempuan lain dia kapok Husna ngambek
"Tapi doi cantik men"Geri mencoba mengkompori
Mario mendengus"nggak, Lo gak liat si kunyuk Rey udah mau ancang-ancang ambil cewek gue gitu" tunjuk Mario pada Rey yang sedang makan gorengan
"Gue lagi yang kena perasaan gue diem dah, tapi ya kalau emang putus ya gue embat lah lagian kan lu yang rebut si Husna dari gue"timpal Rey tidak terima
"Bodo yang penting sekarang dia punya gue, awas lu kalau ngomong macem-macem ke cewek gue, abis lu" ancam.Mario
"Dasar susis"Sindir Rey kejam
Lihatkan padahal masih pagi tapi ada aja bahan yang mereka perdebatkan, mereka masuk ke area sekolah setelah bel berbunyi, karena sudah kelas dua belas jadinya mereka sudah berkomitmen untuk tidak terlalu sering bolos
Mario masuk ke kelas dan langsung di ganggu makhluk yang paling dia tidak mau lihat siapa lagi kalau bukan Anya, gadis itu tetap pantang menyerah untuk mengejarnya
"Mario nanti pas udah bel pulang kita ngerjain dulu praktikum di lab ya soalnya bahannya cuman ada disana" pinta Anya
"Ya"Mario memilih menghindar dengan bergabung bersama Sandi
Jam istirahat Husna tidak ke kantin dia bersama Fito dan Naura memilih diam di kelas saja, mereka mengobrol santai sambil bermain kartu dan Husna sudah pasti kalah
"Yang ini loh na"tunjuk Naura pada kartu yang di pegang Husna karena dia sudah menang di ronde sekarang tinggal Husna dan Fito yang bermain
"Yang ini gak lucu Nau"timpal Husna
"Ya kan mainnya biar menang Na, bukan nyari yang mana yang lucu gimana sih lu"keluh Naura
"Dah dah nih gue menang punya gue dah abis"Fito mengeluarkan kartu terakhirnya
"Aku kalah lagi?"tanya Husna bingung dia tetap tidak mudeng main kartunya
Naura dan Fito hanya mengangguk sebagai jawaban ini si Husna pinter di pelajaran doang kayanya otaknya itu yang ada di pikiran dua orang ini sekarang
