JC. 06

20.8K 1.4K 35
                                        

"Jangan tinggalin aku," Seorang pria yang memiliki wajah tampan itu memeluk sang kekasih dengan erat seakan gadis itu akan meninggalkannya.

"Kamu yang jangan ninggalin aku, kamu liat banyak perempuan cantik diluaran sana yang ngejar-ngejar kamu, ak--" Ucapan gadis itu terpotong kala tiba-tiba pemuda itu melepaskan pelukannya dan langsung membungkam bibir gadis itu dengan bibirnya.

Pemuda itu tak suka dengan ucapan gadisnya karena sampai kapanpun dirinya hanya memilih gadis yang ada dihadapannya ini.

"What do you say, hm?" Pemuda itu mengelus pipi gadisnya lembut.

"Aku hanya mencintaimu, sayang."
______

"Hikss, a-aku takut!"

"Kamu yang buat aku kayak gini! Aku gak suka kamu deket-deket sama cowok sialan itu!" Pemuda itu mendekat kearah gadisnya yang melangkah mundur.

"Jangan kayak gini,"

"Kayak gini gimana, hm?" Pemuda itu menyeringai dengan terus mendekat kearah gadisnya membuat gadis itu semakin ketakutan.

"Kayaknya aku harus hukum kamu,"

"Hukuman apa yang cocok untuk gadis nakal seperti mu?"

Gadis cantik itu memejamkan matanya kala sang kekasih sudah di depan nya dengan jarak sangat dekat bahkan ia merasakan hembusan napasnya.

"Menghamilimu?" Bisik pria itu.

_____

"Kamu jahatt! Kamu bukan seseorang yang aku kenal!!" Teriak gadis itu dengan air mata yang terus membasahi pipinya.

"Shttt sayang, diem!" Pemuda itu memeluk gadisnya.

"Aku benci kamu!"

"Aku mau putus!"

"Aku gak kenal kamu yang sekarang!"

"Diem!" Pemuda itu menatap gadisnya tajam membuat gadis itu semakin mengecangkan tangisannya.

"Kenapa kamu tega sama aku?!!"

"Aku benci kamu!!"

"Hah," Zio bangun dengan napas memburu dan keringat membasahi dahinya.

"Zio, kamu mimpi buruk?" Tasya mendekat kearah Zio yang tengah tertidur disopa yang berada di UKS. Pemuda tampan itu ketiduran saat menemani Tasya.

Zio tak membalas, dirinya masih teringat dengan mimpinya yang membuat hatinya sakit. Siapa prempuan dan laki-laki itu? Wajah keduanya buram saat dimimpi Zio.

'Apa yang terjadi?'

"Zi, heii. Are you okay?" Tasya duduk disebelah Zio dan menangkup wajah tampan Zio agar menghadap kearah nya.

"Sya," Panggil Zio dengan suara pelan tapi Tasya masih bisa mendengarnya.

"Iya kenapa, kamu butuh sesuatu?" Tanya Tasya dengan mengelus rambut Zio yang basah karena keringat.

Penampilan Zio yang dipenuhi keringat membuat Tasya salpok. Zio benar-benar sangat tampan dan seksi.

"Lo tau tentang gue dimasa lalu?" Kini Zio menatap Tasya.

Jujur dirinya ingin tau dengan kehidupan pemuda yang tubuhnya ia tempati, tapi sialnya ia tak memiliki ingatan apapun. Jalan satu-satunya ya bertanya pada orang-orang terdekatnya.

Dapat Zio lihat jika tubuh Tasya menegang dengan pertanyaan yang dilontarkan olehnya.

Apa yang salah? Kenapa semua orang seakan merahasiakan masalalu nya. Zio hanya ingin tau.

JADI COWOK? [SELESAI✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang