18+
MENGANDUNG KATA-KATA KASAR YANG TIDAK WAJIB DITIRU!!
UNTUK YANG EMOSIAN DISARANKAN TIDAK MAMPIR🔥
"Anjing, gue jadi cowok bangsat!"
Jinni, gadis super tomboy yang ber- transmigrasi kedalam Novel dan menjadi figuran pria.
____
Note: BISMILLA...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Bukan Cast)
Seorang gadis yang memiliki wajah rupawan itu menangis sembari menggenggam tangan Zio. Pemuda tampan itu tengah terbaring lemah di brankar rumah sakit. Meski sudah sadar tapi tangis Tasya masih belum reda.
"Udah dong jangan nangis, aku gakpapa," Tangan Zio naik mengusap air mata Tasya.
"Aku khawatir," lirih Tasya. Sungguh, Tasya menyalahkan Abel atas apa yang terjadi pada Zio. Jika seandainya Abel tidak masuk kekehidupan Zio, mungkin Zio tak akan mengalami ini.
Tasya kembali duduk lalu menatap Zio yang kini tersenyum kearahnya.
"Btw yang lain pada kemana?" Tanya Zio. Saat bangun dari tidurnya Zio tak mendapati keluarganya.
"Kekantin," balas Tanya.
"Kok kamu enggak? Berarti belum makan. Kamu susul yang lain gih, aku gakpapa disini," ujar Zio menatap Tasya khawatir, takut jika gadis itu belum sarapan.
Tasya jelas saja menggeleng, menolak perintah Zio. Dirinya ingin menunggu Zio dan tak ingin jauh-jauh dari pemuda tampan itu.
"Enggak mau, mau nunggu kamu disini," Kekeh Tasya tak ingin dibantah.
Zio menghela napasnya pelan. "Yaudah. Chat Jack suruh dia bawa makanan buat kamu," ucap Zio meminta Tasya agar menyuruh Jack membawa makanan.
"Okedeh. Tapi kamu harus makan bubur ini," ucapnya yang di angguki Zio. Lalu Tasya mengambil handphone nya didalam tas dan langsung mengirim pesan pada Jack agar membawa satu sandwich dan satu susu kotak rasa stroberi.
"Udah sayang. Sekarang kamu makan bubur ini," Tasya mengambil semangkuk bubur yang berada diatas Bedside cabinet (saya gak tau namanya).
Dengan telaten Tasya menyuapi Zio hingga bubur yang tak ada rasa itu habis. Setelah menyuapi Zio, Tasya tak lupa memberi minum.
Selang beberapa menit akhirnya yang lain sudah datang, begitupun Jack dengan membawa pesanan yang Tasya minta.
"Nih," Jack menyondorkan kantùng keresek yang didalamnya ada pesanan Tasya.
"Makasih Jack," ucap Tasya yang dapat anggukan dari pemuda tampan itu.
"Zio udah makan ya," Lidia berjalan kearah sang anak.
Zio mengngguk. "Iya mih. Aku disuapin Tasya," Zio tersenyum sebari mebatap Tasya yang terlihat salah tingkah.
"Wahh, makasih ya sayang," Lidia mengelus rambut Tasya lembut.
Sedangkan Oma Erin menatap tak suka kearah Tasya, setelah kejadian itu Oma Erin kurang menyukai gadis itu.
"Sama-sama tante," balas Tasya dengan senyum manisnya.
"Siang, Zio udah bisa pulang," celetuk Zaky membuat Zio tersenyum senang.
Zio tak suka berada ditempat ini. Bau obat dan sedikit ada rasa takut.
"Sya, Papah sama Mamah mau pulang duluan ya," ujar Bram.
"Iya Pah. Aku mau disini dulu jagain Zio," balas Tasya.
"Zio, semoga cepat sembuh ya." Amel menatap Zio. Pemuda yang dicintai oleh anaknya.
"Iya tante makasih," Balas Zio sembari tersenyum agar terlihat ramah didepan camer.hehe.
"Kalau begitu kami pulang," Ujar Bram diangguki yang lainnya.
"Iya Hati-hati."
Tak lama setelah kedua orang tua Tasya pulang, Oma Erin pun pulang atas perintah Zaky dikarenakan kondisi wanita paruh baya itu yang kurang baik. Oma Erin diantar Zaky karena sekalian akan pergi kekantor.
Berbeda dengan Zio, pemuda itu setelah meminum obat langsung tidur. Sedangkan Tasya membantu tente Lidia untuk mengemasi barang-barang yang akan di bawa pulang, di bantu Jack tentunya.
"Makasih ya, kalian udah mau nemenin Zio," Lidia menatap kedua ponakannya sembari tersenyum tulus.
"Sama-sama tante," balas keduanya.
Lidia menatap Tasya intens. Anaknya bilang, pemuda itu berpacaran dengan Tasya. Sejujurnya Lidia setuju-setuju saja meski mereka sepupu, karena tak ada larangan, tapi masalahnya Lidia tak ingin Tasya sakit hati dengan kelakuan Zio.
"Tasya," panggil Lidia.
Gadis cantik itu menoleh saat namanya di panggil. "Iya tante."
Jack mengangguk. Setelah itu Lidia keluar dari ruangan Zio disusul Tasya.
"Lo bikin masalah apalagi Sya?" Lirih Jack. Jack sekarang tak tau hubungan kedua sepupunya saat ini, tapi dilihat dari perlakuan Zio akhir-akhir ini yang terbilang berbeda dari sebelumnya terhadap Tasya membuat Jack curiga. ________
Lidia mau bicara apa ya sama Tasya?🤔
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.