Valgard kembali membawa dirinya ke tempat perlindungan di Stelde. Di sana, dia menemukan Ernkar. Dengan tergesa-gesa, dia menceritakan semua kejadian yang baru saja dia alami bersama Elite Thirteen. Valgard dengan berat hati menyatakan bahwa ini kemungkinan besar adalah akhir dari apa yang dia bisa perbuat untuk membantu situasinya. Ernkar merasa iba—tentu saja—tetapi dia juga tidak bisa berbuat apa pun untuk menolongnya. Dan satu-satunya yang bisa dilakukan oleh Valgard kepada Ernkar hanya melakukan apa yang dianggapnya terbaik. Karena pada akhirnya, Valgard yakin bahwa Elite Thirteen akan dapat melacak Audr dan yang lainnya.
"Baiklah, kurasa kerja sama kita harus berakhir sampai di sini. Aku tidak bisa membahayakan nyawamu karena bersamaku. Kau punya rencana?"
"Apa kau tahu ke mana Igvir pergi?"
Valgard menggeleng. "Sayangnya tidak."
"Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang? Hanya menunggu mereka mendatangimu?"
"Tidak. Aku yang akan dipaksa untuk mendatangi mereka. Mereka mungkin bisa memaksaku sekarang, tetapi aku kenal dengan Anerea, dia akan memberiku waktu untuk memikirkan kembali keputusanku."
"Jadi?"
"Aku terpaksa harus menghadapi mereka. Dan kalau aku beruntung, mungkin kita akan bertemu lagi di kesempatan lain." Dia berhenti sejenak untuk mengambil napas, berusaha menenangkan diri. "Kau sendiri?"
Ernkar mencoba mengingat-ingat. Tidak ada langkah yang tepat untuk situasi seperti ini, akan ada banyak keraguan yang menetes ke setiap keputusan yang diambil. "Aku mungkin bisa melacak Igvir melalui pedang yang dia pakai. Kau tahu, sebelum Kingsmen diangkat secara resmi, mereka akan diberikan pilihan untuk senjata yang akan mereka gunakan ketika melayani sang raja. Senjata yang akan digunakan oleh Kingsmen selalu diciptakan untuk mempunyai tujuan, dan salah satunya untuk menjadi sebuah karya besar yang diingat. Senjata tersebut nantinya akan diberikan kepada mereka di hari mereka resmi menjadi Kingsmen." Jari-jarinya menari seperti sedang mencari sesuatu di udara, lalu dia menjentikkannya. "Orkos."
Valgard mengernyit. "Orkos?" Ulangnya.
"Upacara pengambilan sumpah dan pengangkatan Kingsmen. Itu ritual yang sangat lama dan membosankan," jawabnya, lalu melanjutkan dengan sedikit penjelasan, "Sang raja akan diberi sihir sederhana untuk dapat mengetahui di mana Kingsmen berada melalui senjata yang harus mereka bawa setiap waktu. Dengan begitu, dia akan tahu bahwa Kingsmen memang benar-benar setia kepadanya."
"Kalau begitu, mungkin kau ingin segera melakukannya. Kau tahu bahwa Igvir mengkhawatirkanmu, kan? Dan kau juga berhutang penjelasan padanya."
"Ya, kurasa begitu."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Nightingale Whisperers
Fantasía[Book Three: The Chosen Saga] [a i d ó n i] [proses revisi] [Complete] [harap membaca The Runaway Chosen & The King's Move terlebih dahulu] . ::.. Korrona runtuh, pada akhirnya. Hal itu tidak dapat dielakkan. Sudut Nazrrog semakin menyempit selagi K...
