Dan atas diskusi panjang Lisa dengan kedua orang tuanya, akhirnya Lisa Mau menikah dengan Haruto, setidaknya sampai bayinya terlahir.
Bayi ini tidak bersalah, dan dia berhak berstatus memiliki ayah dan ibu.
Akhirnya Lisa dan Haruto menikah secara traditional di Thailand dan baru akan menikah secara negara di Korea nanti.
Di sepanjang upacara pernikahannya Lisa terus menangis, bukan pernikahan seperti ini yg pernah dia impikan semasa kecil. Bukankah semua ini palsu dan penuh kebohongan? Bagaimana mungkin bisa terjadi pernikahan tanpa cinta? Tapi sayangnya semua itu benar terjadi di pernikahan Lisa. Bahkan mereka berdua tidak saling mengenal.
"Nak....apa kamu yakin dengan keputusan mu?" tanya ayah Lisa khawatir karna Lisa menyetujui usul mommy Haruto untuk ikut dengan mereka ke Korea.
"Aku akan baik baik saja ayah, ayah dan ibu jangan khawatir ya"
"Pulanglah nak kapanpun kamu ingin pulang, pintu rumah selalu terbuka untukmu dan jika mereka menyakitimu, bilang ke ayah dan ayah akan langsung datang untuk menjemputmu"
"Baik yah, ayah...ibu...Lisa pamit"
🦋🦋🦋
Lisa bukan seorang anak mami yg tidak bisa jauh dari orang tua, karna dia pernah merantau. Tapi untuk sejauh jarak antara Thailand-Korsel Lisa tidak pernah menyangka akan sejauh itu. Bohong jika Lisa tidak takut, bohong jika Lisa tidak waswas kalau mereka akan memperlakukan Lisa dengan buruk, tapi...apapun itu, Lisa hanya tidak ingin kedua orang tuanya menanggung malu dan terlebih untuk bayinya.
"Tidak akan lama, hanya sampai bayi ini lahir" gumam Lisa dalam hati secara berulang-ulang saat menunggu jadwal keberangkatan pesawat yg ke Seoul.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hai...kamu sedang apa?" tanya Haruto tiba-tiba dengan jarak sedekat ini.
Lisa yg sedari tadi memejamkan Mata dan bergumam sendiri tentu sangat terkejut dengan suara yg begitu dekat di telinganya ditambah ketika membuka mata Ada seseorang yg wajahnya sedekat ini dengan Lisa.
"Astaga" celetuk Lisa sedikit berteriak dengan kedua telapak tangan yg reflect menutup wajahnya.
"Teriakanmu seperti habis ketemu setan" kesal Haruto. Lisa tidak menjawab dan lebih memilih pergi menjauhi Haruto. Bahkan di dalam pesawat pun Lisa lebih memilih bersebelahan dengan mommy Haruto.
"Psstttt...mom" bisik Haruto setelah pesawat satu jam lepas landas.
"Hmm?"
"Tukar tempat duduk mom" bisik Haruto.
"Ngegas banget kamu, udah pengen nempelin aja, kemarin disuruh langsung nikahin nggak Mau..." cibir mommy Haruto.