"Siapa mereka? Kamu tidak pernah bercerita memiliki teman seseorang yg kaya raya?" "Ah Ada untungnya juga kamu bersekolah disana, teman temanmu banyak anak orang kaya, kamu bisa memanfaatkan mereka"
"Aku bukan parasit seperti kakek" ucap ketus Lami dan segera menutup pintu kamarnya.
"Ashhh sialan dia masih kecil sudah berani mengataiku" "Tunggu....tapi wajah laki-laki itu benar-benar tidak asing, aku seperti pernah melihatnya tapi dimana? Tapi orang seperti dia tidak mungkin ke club murahan seperti yg selama ini aku kunjungi" "Jadi....aku bertemu dengannya di club mana?"
🦋🦋🦋
"Sayang, merasa Ada yg aneh dengan kakek Lami nggak sih?" tanya Lisa saat perjalanan pulang.
"Aneh gimana?"
"Kayak bukan orang baik gitu, Cara dia menatapku sangat tidak sopan membuatku risih"
"Aku setuju denganmu tentang caranya menatapmu sangat tidak sopan, tapi tentang dia orang baik atau bukan, kita tidak boleh menilai orang hanya dari cover"
"Tapi tadi dia bilang pernah bertemu denganmu?" tanya Lisa.
"Mungkin....aku tidak mungkin mengingat semua orang yg pernah bertemu denganku kan" Haruto terkekeh.
"Bukan itu maksudku..." kesal Lisa. "Eh aku denger Krystal udah masuk rumah sakit?"
"Mark bilang sih iya, dokter kandungan nya kan istrinya Mark"
"Hmm....kesana yuk" ajak Lisa.
"Sekarang? Malam malam gini?" tanya Haruto, Lisa mengangguk antusias.
"Kamu kesana sekarang juga bayinya belum lahir Li, bayinya sungsang jadi harus SC, schedule SC nya besok pagi" jelas Haruto.
"Justru ibu hamil itu lebih membutuhkan dukungan moril dengan banyak orang disekelilingnya ketika mau melahirkan, rasanya seperti nyawa kita sudah diujung dan entah besok kita masih hidup atau enggak. Kehadiran orang orang yg disayang bisa menjadi kekuatan. Kalau bayinya sudah lahir semua sakitnya udah hilang, Ada nggak Ada orang disekitar kita udah nggak penting, karna yg terpenting sudah menjadi bayiku selalu Ada di dekatku" ucapan Lisa yg begitu menohok Haruto yg tidak Ada saat Lisa melahirkan Hito.
"Mianhe...." lirih Haruto menggenggam erat tangan istrinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku tidak bermaksud menyindirmu, aku hanya...."
"I know.....dan aku sungguh menyesal" "Aku tidak tau lagi apa yg harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahan ku terhadapmu dan Hito di masa lalu"