Kegiatan Wei Wuxian sehari – hari selain berendam di kolam mata air dingin, ia juga sesekali mengajar menggantikan guru yang berhalangan, atau membantu suaminya memeriksa laporan – laporan perburuan malam,ia juga sesekali menjahili Lan Qiren. Karna bagi Wei Wuxian, idupnya seperti tidak lengkap jika sehari saja ia tidak menjahili Lan Qiren. Wei Wuxian akan selalu mengikuti suaminya Lan Wangji turun gunung untuk berburu malam, atau bahkan hanya mengawasi para junior melakukan perburuan malam. Mereka tidak bisa dipisahkan dimana ada Wei Wuxian, maka sudah pasti Lan Wangji juga ada di situ.
Seperti hari ini, ada surat yang meminta Gusu Lan mengirimkan murid untuk menyelidiki kasus mayat hidup yang belakangan menyerang warga desa, dan Lan Wangji menawarkan diri untuk turun gunung dan menyelidiki kasus mayat hidup yang terjadi di Desa Lampion dekat wilayah Lanling Jin, tentunya istrinya juga ikut bersama.
Setelah mendapat persetujuan itu, mereka pun segera mempersiapkan barang – barang yang akan mereka bawa selama perjalanan. Perjalanan kali ini lebih santai dan selama perjalanan, mereka beberapa kali beristirahat di penginapan di desa yang mereka singgahi untuk mencari informasi tentang Desa Lampion, terkadang juga mereka beristirahat di hutan.
Ketika mendekati Desa Lampion, mereka beristirahat di hutan
" Lan Zhan Desa Lampion sudah dekat ayo istirahat dulu " ucap
" Mn ikut Wei Ying " ucap Lan Wangji
Hari masih sore dan mereka pun beristirahat, Lan Wangji duduk bersandar pada pohon, sedangkan Wei Wuxian duduk menyandar pada Lan Wangji, ketika Wei Wuxian hmpir tertidur, tiba – tiba terdengar suara pertarungan di dalam hutan, dan suara pertarungan itu berasal dari tengah hutan, mereka pun pergi untuk melihat situasi.
" Lan Zhan ayo kita lihat, siapa tau mereka butuh bantuan " ucap Wei Wuxian sambil menggandeng tangan Lan Wangji
Sementara itu di tengah hutan, terlihat beberapa murid yang kelelahan bertarung dengan mayat hidup yang mulai mengerumuni mereka, ada juga beberapa murid yang terluka, dan dilihat dari hanfu yng mereka gunakan, mereka bukan berasal dari klan yang sama.
" Ugh mayat ganas ini tidak ada habisnya, Arrgghh ini semua gara – gara kau Jinling " gerutu Jingyi
" Kenapa kau menyalahkan ku " ucap Jinling yang tidak terima dirinya disalahkan
" Sudah – sudah ayo fokus bertarung dan Ouyang tolong jaga yang terluka " ucap Sizhui yang menyuruh mereka untuk fokus menyerang mayat ganas memberi arahan pada Ouyang untuk menjaga murid – murid yang terluka.
Tiba – tiba saja sekeliling mereka dipasang array pembatas, dan setelah itu terdengar suara yang mereka kenali
" Wah bisa – bisanya kalian bersenang – senang disini, dan tidak mengajak kami " ucap Wei Wuxian
" Senior Wei, Hanguang-Jun " ucap Sizhui
" Paman Wei, Hanguang-Jun " ucap Jinling
" Senior Wei, Hanguang-Jun " ucap para murid – murid yang seketika merasa lega, karna kedatangan Wei Wuxian dan Lan Wangji.
" Kalian semua mundur, biar aku dan Lan Zhan yang menyelesaikan mereka semua " ucap Wei Wuxian, dan mereka pun menurutinya.
" Wei Ying hati - hati " ucap Lan Wangji
" Mn oke Lan Zhan "
Setelah para murid – murid aman, langsung saja Wei Wuxian dan Lan Wangji mengeluarkan pedang mereka masing – masing seketika murid – murid yang ada disana terkesima melihat Suibian dan Bichen saling beradu membasmi mayat ganas yang ada, dan para murid – murid yang melihat itu merasa kagum, terlebih lagi murid – murid dari Gusu yang kagum dengan kehebatan Hanguang-Jun dan Wei Wuxian, dan tidak butuh waktu yang lama semua mayat ganas sudah dibinasakan.Setelah semua mayat ganas sudah dibinasakan, mereka pun membantu murid – murid yang terluka, dan mereka pun mulai membagi tugas untuk murid – murid yang tidak terluka untuk mempersiapkan makanan.
" Kalian yang tidak terluka pergi mencari kayu bakar, sebagian pergi berburu untuk makan malam, Lan Zhan tolong obati murid yang terluka " ucap Wei Wuxian yang membagi tugas ke semua murid - murid
" Siap Senior Wei, kebetulan tadi kami melihat ada sungai dekat sini, kitab isa mencari ikan di sana, dan mungkin di hutan ini ada buah – buahan liar yang bisa di makan " ucap Sizhui yang mengajak Jingyi, Ouyang,dan Jinling untuk pergi berburu
" Eh ada sungai disekitar sini, Lan Zhan aku ikut mereka ya, aku sudah lama ingin menangkap ikan " ucap Wei Wuxian
" Um, Wei Ying hati – hati jangan terlalu jauh " ucap Lan Zhan
Pada akhirnya Wei Wuxian pun pergi berburu bersama dengan Sizhui,Jingyi,Ouyang,dan Jinling, sementara murid – murid yang lain pergi mencari kayu bakar, sebagian tinggal untuk membantu Lan Wangji untuk merawat murid – murid yang terluka.
Tidak butuh waktu yang lama, murid – murid yang mencari kayu bakar telah kembali,begitu juga dengan Wei Wuxian, Sizhui,Jingyi,Ouyang,dan Jinling yang kembali dengan makanan buruan yang cukup banyak. Setelah itu mereka pun mulai membuat api unggun, dan membersihkan hasil buruan untuk dimasak.
" Kalian beristirahat saja dengan tenang, mala mini aku akan memasakkan kalian makanan " ucap Wei Wuxian yang berjalan mendekati bahan makanan yang mau di masak.
Seketika muri – murid yang mendengar itu pun menjadi ketakutan dan berkeringat dingi, mekera tidak mau jika Wei Wuxian yang memasak, mereka masih mau hidup. Mereka tidak mungkin melupakan rasa makanan yang pernah mereka makan sewaktu di Desa Yi. Saat itu mereka terkena racun dan Wei Wuxian memasak obat penawar yang memang ampuh, rasanya juga sangat ampuh dan mampu mematikan indra penrasa mereka dalam sekejap.
" Senior Wei tidak usah repot – repot, biar aku saja yang memasak " ucap Sizhui yang berkeringat dingn yang mencoba mencegah Wei Wuxian memasak, sebelum timbul korban
" Iy..Iya benar Paman kan sudah membantu berburu tadi, Paman istirahat saja sisanya biar kami yang urus " ucap Jinling yang mendukung ucapan Sizhui
" Wei Ying istirahat, aku yang memasak " ucap Lan Wangji yang takut istrinya kelelahan
" Ugh baiklah Lan Zhan, " ucap Wei Wuxian yang menurut pada suaminya
Seketika muri – murid yang ada disitu diam – diam menghembuskan nafas, merasa lega bisa mencegah Wei Wuxian untuk memasak. Lan Wangji pun memasak dibantu dengan Sizhui dan Jinyi, sementara Ouyang dan Jinling bergabung bersama murid – murid yang lain yang sedang mempersiapkan tembat beristirahat yang cukup sederhana, setelah makan mereka pun bersiap untuk tidur.
" Kalian beristirahat saja, aku dan Lan Zhan sudah membuat array untuk melindungi kita, jadi kalian bisa beristirahat dengan tenang " ucap Wei Wuxian yang mulai berbaring beralaskan kain
Lan Zhan pun berbaring di samping Wei Wuxian dan melepaskan hanfu luarnya untuk menyelimuti istrinya " Lan Zhan tidak perlu, nanti kau kedinginan " tolak Wei Wuxian.
" Wei Ying kedinginan, aku tidak " ucap Lan Wangji sambil mengeratkan pelukannya pada istrinya dan mencium keningnya
" Sizhui, apa Hanguang-Jun kalian memang biasanya seperti ini " tanya Ouyang yang baru pertama kali melihat sisi romantis seorang Hanguang-Jun
" Hanguang-Jun memang romantis pada pasangannya " balas Sizhui
" Mulailah terbiasa Ouyang, karna Hanguang-Jun sangat bucin pada Paman ku " balas Jinling
" Jika kau tinggal di Gusu, kau akan terbiasa " balas Jingyi
Malam ini mereka semua beristirahat untuk mengumpulkan tenaga untukmelanjutkan perjalanan besok pagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
After The Untamed END
RomanceKelanjutan Dari The Untamed, dan ada beberapa gabungan dialog atau alur dari The Untamed versi asli, dan The Untamed versi anime. Alur mengikuti kehendak Author Warning : Semua karakter bukan milik author,tapi alur cerita murni milik Author Maaf jik...
