Esok paginya, matahari terbit dengan sinarnya yang hangat di Gusu. Moran dan Liang Zhaoyu bertemu di taman pelatihan untuk membicarakan perasaan mereka. Langit cerah dan suasana damai menciptakan latar yang indah untuk momen ini.
Moran tersenyum dan berkata, "Zhaoyu, ada sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu." Liang Zhaoyu mendengarkan dengan penuh perhatian.
"Saat kita bersama-sama membersihkan Desa Yao, aku merasakan ada sesuatu di antara kita. Itu lebih dari sekadar pertemanan atau rekan latihan. Aku merasa ada keintiman yang tumbuh di antara kita," ucap Moran dengan tulus.
Liang Zhaoyu tersenyum, "Aku merasakannya juga, Moran. Kau tidak sendiri dalam perasaan ini." Kedua pemuda itu saling memandang, dan suasana hati mereka penuh kehangatan.
Setelah mereka saling mengungkapkan perasaan mereka, mereka pun pergi ke Jingshi untuk meminta izin
Moran dan Liang Zhaoyu berjalan berdampingan menuju Jingshi, hati mereka dipenuhi dengan kebahagiaan dan ketegangan. Mereka pun sampai di Jingshi dan meminta izin untuk masuk, di Jingshi terlihat Wei Wuxian, dan Lan Wangji yang sedang berbincang, mereka pun masuk dan berkata
" A Niang, A Die, ada yang ingin kami bicarakan " ucap Moran dan Liang Zhaoyu dengan sedikit gugup
Moran dan Liang Zhaoyu saling pandang sejenak berkata " A Niang, A Die, Moran meminta izin untuk menjalin hubungan serius dengan Liang Zhaoyu "
Wei Wuxian dan Lan Wangji pun saling menatap dan seolah berkomunikasi lewat tatapan, dan kemudian Wei Wuxian pun berkata " Moran kamu sudah dewasa, A Niang dan A Die mendukung semua keputusanmu, kami memberikan izin " ucap Wei Wuxian
Moran dan Liang Zhaoyu saling pandang, dan kemudian Moran menjawab dengan mantap, " Terimah Kasih A Niang A Die "
" Terima Kasih Hanguang – jun, Tuan Wei " ucap Liang Zhaoyu dengan wajah penuh senyuman
" Zhaoyu, tidak perlu formal panggil A Niang dan A Die, okey " ucap Wei Wuxian
Moran dan Liang Zhaoyu mengangguk, "Kami berjanji, Shufu. Kami akan menjaga keseimbangan itu dengan penuh tanggung jawab."
Moran dan Liang Zhaoyu mengucapkan terima kasih, dan dengan restu dari Lan Wangji dan Wei Wuxian, mereka meninggalkan Jingshi dengan hati yang penuh harapan dan kebahagiaan.
Hubungan romantis mereka pun resmi dimulai, dan perjalanan baru di dalam Klan Lan menanti mereka. Dengan tekad dan cinta, Moran dan Liang Zhaoyu bersama-sama mengarungi hari-hari yang penuh makna di Gusu.
Beberapa bulan telah berlalu sejak Moran dan Liang Zhaoyu mendapatkan restu dari Wei Wuxian dan Lan Wangji untuk menjalani hubungan serius. Hubungan mereka semakin erat, dan mereka melalui berbagai lika-liku bersama-sama.
Mereka sering melibatkan diri dalam latihan dan tugas-tugas klan, mendukung satu sama lain dalam perkembangan kultivasi mereka. Liang Zhaoyu juga belajar lebih banyak tentang seni bela diri Gusu, dan Moran memperdalam pengetahuannya tentang memimpin klan dari Lan Xichen, dan Liang Zhaoyu yang belajar tentang ilmu medis. Wei Wuxian dan Lan Wangji, sebagai orang tua Moran, menyambut Liang Zhaoyu dengan tangan terbuka, dan hubungan mereka menjadi semakin harmonis.
Suatu hari, Moran dan Liang Zhaoyu memutuskan untuk mengunjungi Desa Yao lagi. Mereka ingin memastikan bahwa desa tersebut benar-benar pulih dari wabah mayat hidup. Desa tersebut kini dipenuhi dengan tanda-tanda kehidupan dan keceriaan warga, yang bersyukur atas bantuan dari Klan Lan.
Selama perjalanan mereka, Moran dan Liang Zhaoyu bertemu dengan berbagai rintangan dan ujian, tetapi mereka selalu saling mendukung dan bersama-sama mengatasi setiap kesulitan. Di mata satu sama lain, mereka menemukan kekuatan dan ketenangan.
Hingga akhirnya, dalam sebuah upacara kecil di Pelatihan Gusu, Moran dan Liang Zhaoyu resmi menetapkan janji suci mereka satu sama lain. Wei Wuxian, Lan Wangji, dan seluruh Gusu menyaksikan dengan bahagia saat keduanya bertukar sumpah cinta dan kesetiaan.
Dengan restu dan dukungan dari keluarga dan klan, Moran dan Liang Zhaoyu melanjutkan perjalanan hidup mereka bersama-sama. Mereka membangun keluarga yang bahagia di Gusu, menyatukan keduanya dalam cinta dan ketenangan yang abadi.
Dan di antara bunga-bunga dan pepohonan Taman Gusu, kisah cinta Moran dan Liang Zhaoyu terukir abadi, menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dalam Klan Lan.
Keterangan
Dalam sinar senja yang memeluk Taman Gusu, cinta Moran dan Liang Zhaoyu mekar sepenuhnya. Mereka menyusun kisah kehidupan yang penuh dengan tawa, perjuangan, dan kebersamaan. Di bawah naungan Klan Lan, mereka menemukan arti sejati dari keluarga dan cinta yang abadi.
Seperti bunga-bunga yang mekar di sekitar mereka, perasaan cinta mereka tumbuh subur dan kuat. Melalui lika-liku kehidupan, mereka mengukir kenangan yang abadi dan membuktikan bahwa cinta sejati dapat mengatasi segala ujian.
KAMU SEDANG MEMBACA
After The Untamed END
RomanceKelanjutan Dari The Untamed, dan ada beberapa gabungan dialog atau alur dari The Untamed versi asli, dan The Untamed versi anime. Alur mengikuti kehendak Author Warning : Semua karakter bukan milik author,tapi alur cerita murni milik Author Maaf jik...
